
HARMONISASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI ERA MILENIAL (MELEK IT VS MENGAJAR DENGAN HATI)
Author(s) -
Novita Pri Andini
Publication year - 2019
Publication title -
indonesian journal of education and learning
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2598-5108
DOI - 10.31002/ijel.v3i1.1725
Subject(s) - humanities , art
Abstrak Kehadiran perangkat teknologi canggih pada saatnya akan menjadi air bah tak bisa dibendung yang akan memasuki dunia pendidikan, membanjiri kampus-kampus, sekolah - sekolah di Indonesia, masuk ke ruang kelas - kelas kita. Pada era milenium seperti sekarang ini, banyak tantangan yang dihadapi oleh para pendidik yaitu khususnya dosen di kampus, guru di sekolah dan orangtua di lingkungan keluarga. Persoalan - persoalan mendasar seperti pembentukan karakter, kedisiplinan, membangun semangat nasionalisme, membentuk akhlak siswa hanya bisa dilakukan seorang guru/dosen. Sebab kehebatan dan kemuliaan para guru/dosen tak kan pernah tergantikan oleh kehadiran sang robot pintar. Bedanya manusia punya sepotong 'hati' sementara sang robot pintar tak memilikinya. Hati para guru/dosen yang akan mengisi ruang kosong para siswa menjadi bangunan indah yang diharapkan. Ruang kosong itu bernama akhlak dan kepribadian. Kehebatan seorang guru/dosen akan tetap menjadi daya dorong untuk melahirkan pribadi - pribadi unggul berkarakter, berkepribadian Indonesia. Artikel ini, dengan menggunakan metode kualitatif dan penjelasan yang analisis-deskriptif, mencoba mengkaji tentang bagaimana seharusnya seorang guru/dosen melakukan proses pembelajaran di era milenial. Hasil kajian menunjukan bahwa diperlukan adanya harmonisasi antara kemampuan para guru/dosen untuk menguasai teknologi (melek IT) dan harus tetap mengajar dengan hati juga dalam segala prosesnya guna terciptanya atmosfir pendidikan yang kondusif di lingkungan keluarga, kampus, sekolah dan masyarakat.Kata kunci: Harmonisasi, Proses Pembelajaran, Era Milenial