
Model dan Simulasi Alur Rantai Pasok Sampah Organik Menjadi Pakan Ternak Lele
Author(s) -
Ratih Setyaningrum,
Dewi Agustini,
Rudy Tjahyono,
Dian Retno Sawitri,
Tambah Ayu Arida
Publication year - 2020
Publication title -
tekinfo: jurnal ilmiah teknik industri dan informasi/jurnal tekinfo: teknik industri dan informasi
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2303-1867
pISSN - 2303-1476
DOI - 10.31001/tekinfo.v8i2.800
Subject(s) - mathematics , agricultural science , environmental science
Sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah organik yaitu sebanyak 60% dibandingkan jenis sampah yang lain. Sejauh ini NRC sudah mampu mengolah sampah organik untuk dijadikan produk pakan ternak lele atau pelet. Kapasitas produksi yang mampu dilakukan perusahaan NRC yaitu sebanyak 150 kg sampai 200 kg per hari, namun sampah organik yang diperoleh saat ini belum mampu mencapai kapasitas produksi yang diperlukan. Berdasakan hal tersebut, maka perlu diusulkan model rantai pasok sampah organik yang lebih baik untuk perusahaan NRC. Tujuan penelitian ini akan memetakan rantai pasok sampah organik menjadi pakan ternak lele. Model rantai pasok yang dibuat yaitu rantai pasok kondisi saat ini dan rantai pasok usulan. Luaran akhir penelitian akan membandingkan kondisi saat ini dan usulan model rantai pasok yang dibuat. Hasil simulasi dengan software arena menunjukkan perolehan sampah organik sebanyak 352 kg. Hal itu berarti sampah organik yang diperoleh perusahaan NRC dari ke-4 bank sampah yaitu sebanyak 352 kg. Rekomendasi usulan rantai pasok memiliki 4 supplier bank sampah dengan setiap bank memiliki minimal 3 penghasil sampah.