
Analisis Biaya Terapi pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Rawat Inap di RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada Tahun 2016
Author(s) -
Windi Astuti,
Gunawan Pamudji Widodo,
Rina Herowati
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal farmasi indonesia
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2302-4291
pISSN - 1693-8615
DOI - 10.31001/jfi.v15i1.353
Subject(s) - medicine , gynecology
Infeksi saluran kemih adalah salah satu penyakit infeksi yang terjadi akibat adanyamikroorganisme dalam urin. Infeksi saluran kemih pembiayaannya diatur dalam tarif INA-CBG’s.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian biaya riil dengan tarif INA-CBG’s padapasien JKN rawat inap penyakit infeksi saluran kemih di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun2016.Penelitian ini merupakan observasional dengan menggunakan rancangan penelitiancross sectional. Metode pengambilan data secara retrospektif. Data dianalisis untuk melihatpola pengobatan pasien selama menjalani rawat inap, untuk mencari selisih biaya riil dengantarif INA-CBG’s menggunakan uji one sample t-test, dan untuk melihat faktor yang berhubungandengan biaya riil menggunakan uji korelasi bivariat.Hasil penelitian menunjukkan pola pengobatan pasien infeksi saluran kemihmenggunakan antibiotik Ceftriaxone (40,8%), Cefixime (7,1%), Ceftazidime (10,2%),Ciprofloxacin (26,5%), Levofloxacin (9,2%), Amoxicillin (3,1%), Ampicillin (1,0%), danGentamicin (2,0%). Analisis biaya rill dengan tarif INA-CBG’s terdapat perbedaan antara biayariil dengan tarif INA-CBG’s pada pasien JKN rawat inap penyakit infeksi saluran kemih.Perbedaan ini menunjukkan selisih yang positif, dimana total biaya riil lebih rendahdibandingkan tarif INA-CBG’s. Faktor yang behubungan dengan biaya riil pengobatan infeksisaluran kemih adalah LOS (Length of Stay), diagnosa sekunder, dan tingkat keparahan.