
DAKTILITAS PADA STRUKTUR BALOK DI BANGUNAN TINGGI PADA DAERAH RAWAN GEMPA SESUAI DENGAN PERATURAN SNI 1726;2012
Author(s) -
Almufid dan Lukiyono
Publication year - 2015
Publication title -
jurnal teknik
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2581-0006
pISSN - 2302-8734
DOI - 10.31000/jt.v4i2.386
Subject(s) - physics , humanities , art
Wilayah Indonesia mencakup daerah-daerah yang mempunyai tingkat resiko gempa yang cukup tinggi diantara beberapa daerah gempa diseluruh dunia. Itu dikarenakan letak geografis Indonesia yang berada pada perbenturan tiga lempeng kerak bumi yaitu lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, dan lempeng India Australia. Ditinjau secara geologis, kepulauan Indonesia berada pada pertemuan 2 jalur gempa utama, yaitu jalur gempa Sirkum Pasifik dan jalur gempa Alpine Transasiatic. Kota Cilacap adalah sebuah kota yang terletak di pesisir pantai selatan pulau Jawa. Menurut SNI 1726-2012, kota Cilacap terletak pada zona D gempa. Untuk mengurangi angka kematian penduduk dan kerusakan berat akibat goncangan gempa, diperlukan perencanaan struktur bangunan gedung yang baik dan benar.Faktor daktilitas suatu bangunan menjadi salah satu faktor penting dalam perencanaan struktur bangunan tahan gempa. Daktilitas adalah kemampuan sebuah struktur atau komponenuntuk menahan respon inelastik, termasuk defleksi terbesar dan menyerap energi. Semakin besar nilai daktilitas, semakin aman dan kuat suatu struktur bangunan dalam menahan bebangempa. Kata Kunci: Gempa Bumi, Daerah Rawan Gempa, Daktilitas dan Struktur Bangunan TahanGempa