
Strategi Pengelolaan Wakaf Produktif Dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Umat Pada Wakaf Produktif Dompet Dhuafa Banten
Author(s) -
Robi Setiawan,
Tenny Badina,
Mohamad Ainun Najib
Publication year - 2021
Publication title -
al maal: journal of islamic economics and banking
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2580-3816
DOI - 10.31000/almaal.v3i1.4587
Subject(s) - humanities , physics , political science , art
Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Populasi yang dipilih adalah petugas Dompet Dhuafa Banten. Sedangkan sampel yang digunakan untuk diteliti adalah Pimpinan Cabang Dompet Dhufa Banten, Manajer Fundraising, Penanggungjawab Dompet Dhuafa Farm, dan dua orang mustahik sebagai penerima manfaat tetap. Dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisisnya menggunakan teknik analisis menurut Miles dan Huberman, yaitu tahap pengumpulan data, reduksi data, display (penyajian), verifikasi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa strategi pengelolaan wakaf produktif di DD Banten terdiri dari 4 strategi yaitu, 1). Mendirikan Dompet Dhuafa Farm, 2). Pengelolaan DD Farm melibatkan ahli dibidang peternakan, 3). Pengembangan unit-unit bisnis peternakan, 4). Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Adapun konsep pemberdayaan umat di DD Banten adalah dengan memperkerjakan para mustahik yang berasal dari daerah sekitar DD Farm untuk bekerja di DD Farm. Setelah dipekerjakan selama 2 tahun mereka dimandirikan. Ketika dimandirikan mereka mendapatkan bantuan berupa bantuan modal, bantuan pembangunan kandang, bantuan pendampingan, dan bantuan kemitraan. Pengelolaan wakaf produktif melalui program pemberdayaan ekonomi di DD Banten berhasil meningkatkan ekonomi para mustahik. Namun, pengelolaan wakaf produktif di DD Banten terdapat peluang dan hambatan baik internal maupun eksternal. Peluang-peluang dalam pengelolaan wakaf produktif sudah mampu dikelola dengan baik oleh DD Banten. Sedangkan hambatannya sudah mampu diantisipasi dan diminimalisir oleh DD Banten.