
PENAFSIRAN AL-SA‟DÎ TENTANG KONSEP AL-TASKHÎR
Author(s) -
Rahendra Maya
Publication year - 2017
Publication title -
al-tadabbur/al - tadabbur : jurnal ilmu al-quran dan tafsir
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2581-2564
pISSN - 2406-9582
DOI - 10.30868/at.v2i03.192
Subject(s) - humanities , physics , art
Allah S.W.T. menciptakan dan mempersiapkan alamsemesta serta kemudian menundukkan dan memudahkannya untuk seluruh kepentingan, kebutuhan,dan kemashlahatan hamba-hamba-Nya, spesifiknya untukdan bagi umat manusia seperti yang telah dideskripsikanAllah S.W.T. dalam banyak ayat Al-Qur„an. Konsep inikemudian dikenal dan dinyatakan sebagai konsepketundukan atau pengendalian alam semesta (nazhariyyahal-taskhîr). Konsep ini ternyata sangat terkait dengan relasieksploratif antara manusia sebagai hamba Allah S.W.T.dengan alam semesta yang melingkupi dan ada di sekitarmereka (‟alâqah al-taskhîr, ‟alâqah baina al-insân wa alkaun);yang juga terkait erat dengan relasi antara merekadengan-Nya sebagai Rabb, yaitu dalam bingkai peribadatankepada-Nya (‟alâqah al-‟ibâdah, ‟alâqah baina al-insân waAl-Khâliq). Untuk mengetahui dan memahami tentangkonsep al-taskhîr tersebut dapat ditempuh melaluipenafsiran salah seorang ahli tafsir terhadap ayat-ayat altaskhîrdalam karya tafsirnya. Di antaranya melaluipenafsiran salah satu ulama kontempor yaitu Al-Sa‟dîdalam karyanya, kitab Taisîr Al-Karîm Al-Rahmân fî TafsîrKalâm Al-Mannân. Keyword: penafsiran, al-taskhîr, konsep al-taskhîr.