
Pengaruh individu, dukungan keluarga dan sosial budaya terhadap konsumsi makanan ibu muda menyusui (Studi kasus di Desa Sofyan Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue)
Author(s) -
T.M. Rafsanjani
Publication year - 2018
Publication title -
action
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2548-5741
pISSN - 2527-3310
DOI - 10.30867/action.v3i2.112
Subject(s) - breastfeeding , psychology , breast milk , population , medicine , developmental psychology , environmental health , pediatrics , biology , biochemistry
Food that given to the breastfeeding mother should contain sufficient calories (energy) to replace the energy released as well as the energy needed to produce breast milk. Various factors that influence the mother’s nutrient in the breastfeeding period are lack of knowledge, lack of confident/attitude, also lack family support and environment. This research used an analytical survey with a cross-sectional study approach. The respondents of this research were 34 mothers that also the total of population. Data analysis was performed in univariate and bivariate analysis with the purpose of testing the hypothesis. Then, the method used was the Chi-Square Test (x2) and used the SPSS 17th version. The result would be considered significant if p-value < 0,05. The result of this study shows that there was the influence of individual understanding toward consumption of young breastfeeding mother with p-value 0,003. There was an influence of family support toward consumption of young breastfeeding mother with p-value 0,028. Then, there was an influence of social culture toward consumption of young breastfeeding mother with p-value 0,027. It can be concluded that there was an influence between individual understanding, family support and social culture toward food consumption of young breastfeeding mothers. Midwives and the community are expected to improve the understanding of individual breastfeeding young mothers and the community about nutritional needs during breastfeeding in various ways, including counseling and mentoring.Makanan yang diberikan kepada ibu menyusui harus mengandung cukup kalori (energi) guna mengganti energi yang dikeluarkan maupun yang dibutuhkan untuk menghasilkan ASI. Berbagai faktor yang mempengaruhi gizi ibu pada masa menyusui, adalah kurangnya pengetahuan ibu, kurangnya rasa percaya diri ibu/sikap, serta kurangnya dukungan keluarga dan lingkungan. Penelitian ini bersifat survey analitik, pendekatan cross sectional dengan responden penelitian 34 orang yang merupakan total dari populasi. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan tujuan menguji hipotesis, dengan menggunakan aplikasi komputer SPSS versi 17, dan digunakan uji Chi-Square Tets (x2), dengan kategori bermakna jika p value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemahaman individu terhadap konsumsi makanan ibu muda menyusui dengan p= 0,003, ada pengaruh dukungan keluarga terhadap konsumsi makanan ibu muda menyusui dengan nilai p= 0,028, dan ada pengaruh sosial budaya terhadap konsumsi makanan ibu muda menyusui dengan nilai p= 0,027. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara pemahaman individu, dukungan keluarga dan sosial budaya terhadap konsumsi makanan ibu muda menyusui. Diharapkan kepada Puskesmas, bidan dan masyarakat agar dapat meningkatkan pemahaman individu ibu muda menyusui dan masyarakat tentang kebutuhan nutrisi pada masa menyusui melalui.