z-logo
open-access-imgOpen Access
RADIKALISME POLITIK KELAS MENENGAH MUSLIM INDONESIA PASCA REFORMASI
Author(s) -
Wasisto Raharjo Jati
Publication year - 2017
Publication title -
miqot
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2502-3616
pISSN - 0852-0720
DOI - 10.30821/miqot.v41i1.309
Subject(s) - humanities , political science , philosophy
Abstrak:  Tulisan ini berupaya menstudi mengenai munculnya kelompok  uncivil society  di Indonesia.  Pengertian  uncivil society  sendiri dapat diartikan sebagai bentuk kelompok masyarakat sipil yang melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan demokrasi. Problematika mengenai  uncivil society  tersebut merupakan ekses dari proses transisi dan konsolidasi demokrasi yang tidak sempurna. Hal itulah yang menjadikan proses artikulasi kepentingan kemudian menjadi arena kompetisi satu sama lainnya. Implikasinya kemudian adalah menguatnya perilaku tindak kekerasan yang dialamatkan demi tercapainya suatu kepentingan. Selain itu pula masalah krusial lain yang dihadapi dalam masyarakat sipil adalah fragmentasi ideologi, identitas, maupun juga kepentingan yang berbeda sehingga terkesan pembentukan masyarakat sipil lebih bersifat elitis. Maka munculnya  uncivil society  adalah puncak gunung es terhadap proses pendalaman demokrasi yang belum sepenuhnya usai di ranah masyarakat.Abstract: Political Radicalism of Indonesia nMuslim Middle Class in the Reformation Era. This paper attempts to study the emergence of uncivil society groups in Indonesia. The uncivil society itself can be interpreted as a form of civil society groups that perform actions that are contrary to democracy. The problem of the uncivil society is an excess of the transitional process and the imperfect consolidation of democracy. As such, it leads to the articulation process of interest then become the arena of competition with each other. The implication then is the strengthening of the behavior of violence that is addressed for the achievement of an interest. In addition, other crucial problems encountered in civil society are the fragmentation of ideology, identity, as well as different interests so as to impress the formation of civil society more elitist. So the emergence of uncivil society is the tip of the iceberg to the process of deepening democracy that has not been completely over in the realm of society.   Kata Kunci: Indonesia, kelas menengah Muslim, demokrasi,  uncivil society,  kekerasan

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here