
KALKULASI KEBUTUHAN UDARA PEMBAKARAN PADA TURBIN GAS PG-9001A SEBAGAI PENYEDIA PANAS UNTUK PEMBANGKITAN STEAM DI HRSG B-9203A BERDASARKAN KONDISI FIRED MODE
Author(s) -
Muhammad Fiqih Alif Utama,
Zulkifli Zulkifli
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal sains dan teknologi reaksi/jurnal sains dan teknologi reaksi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-1202
pISSN - 1693-248X
DOI - 10.30811/jstr.v18i02.2250
Subject(s) - combustor , boiler (water heating) , physics , waste management , exhaust gas , chemistry , engineering , combustion , organic chemistry
Instalasi Kombinasi (Combyne Cylcle) adalah sebuah proses pembangkitan energi yang menggabungkan turbin gas, yang bertugas membangkitkan energi listrik dan Boiler untuk pembangkitan steam, dimana gas bekas yang keluar dari turbin gas yang masih memiliki enthalpy dan temperatur yang cukup tinggi dimanfaatkan sebagai energi atau udara pembakaran (tambahan burner) pada boiler untuk mengubah air menjadi uap (steam). Pengamatan ini bertujuan untuk menghitung seberapa besar kontribusi gas buang dari turbin terhadap efisiensi dari boiler melalui perhitungan neraca massa dan neraca energi dari gas buang dan air umpan boiler. Perhitungan kebutuhan udara pembakaran pada turbin menjadi salah satu hal yang penting guna melihat seberapa besar laju alir massa dari gas buang dan pengaruhnya terhadap pengoptimalan panas pada HRSG. Dari hasil perhitungan didapat kebutuhan udara pembakaran pada turbin sebesar 72.668,2657 Kg/h dan pada burner sebesar 3.862,6548 Kg/h, sehingga total laju aliran massa gas buang didapat sebesar 279.787,7544 Kg/h, untuk total laju aliran energi panas gas buang turbin dan burner yang diberikan terhadap HRSG sebesar 268.980.660,5674 kJ/h dengan laju aliran energi panas yang diterima HRSG sebesar 201.081.031,4 kJ/h dan besar panas yang hilang mencapai 67.899.629,1674 kJ/h. Sehingga didapatlah efisiensi HRSG berdasarkan kondisi fired mode sebesar 74,76 %.Keyword : Boiler, Burner, HRSG, Steam dan Turbin.