
Psikologi konservasi berbasis kearifan lokal (studi kasus wisata alam Alaska Tempurejo)
Author(s) -
Sunarno Sunarno,
Adi Prastyo,
Coallina Dwi Kurnia,
Endang Sulisyowati
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal spirits
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
eISSN - 2622-3236
pISSN - 2087-7641
DOI - 10.30738/spirits.v10i2.8223
Subject(s) - humanities , psychology , art
Abstrak. Alam dan manusia adalah komponen kehidupan yang saling mempengaruhi. Apabila kelestarian alam terjaga, keberlangsungan hidup manusia juga akan terjaga, begitupun sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang didirikannya wisata alam Alaska, bentuk pengembangan psikologi konservasi berbasis kearifan local dan dampaknya di wisata alam Alaska. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah 3 orang informan inti yaitu kepala desa, pencetus ide wisata, dan pendamping hukum serta 5 orang informan tambahan yaitu warga. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, latar belakang didirikannya wisata alam Alaska adalah untuk konservasi alam dengan membangun wisata alam di kawasan hutan adatuntuk menjaga kelestarian, pengamanan, dan perawatan hutan adat dapat terkendali. Kedua, terdapat bentuk pengembangan psikologi konservasi berbasis kearifan lokal yaitu dengan ritual di pundhen, menjaga kelestarian hutan adat, menerapkan falsafah Jawa Memayu Hayuning Bawana, menerapkan nilai-nilai gotong royong, guyup rukun, dan musyawarah. Ketiga, ada beberapa dampak yang dirasakan yaitu dampak terhadap lingkungan berupa kelestarian hutan terjaga dengan tidak ada lagi penebangan/perusakan pohon, tanaman langka, pengairan/irigasi, munculnya kesadaran dan kepedulian lingkungan meningkat, keguyup-rukunan antarwarga terjaga, perekonomian warga meningkat, adanya perasaan senang dengan berdirinya wisata alam Alaska Kata Kunci: Psikologi Konservasi, Wisata Alam, Kearifan Lokal