
Perawatan Metode Kanguru (PMK) dapat mempercepat proses penyapihan penggunaan High Flow Nasal (HFN) pada bayi prematur
Author(s) -
Nining Caswini,
Yeni Rustina,
Defi Efendi
Publication year - 2021
Publication title -
nurscope
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2476-8987
DOI - 10.30659/nurscope.7.1.1-5
Subject(s) - medicine , gynecology
Pendahuluan: Alat bantu napas seperti heated humidified high flown asal (HHHFN) merupakan alat bantu napas yang sering digunakan pada bayi prematur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan perawatan metode kanguru (PMK) pada bayi prematur yang terpasang HHHFN dan dampaknya terhadap lama pemakaian HHHFN. Metode: Quasy experiment pre-post design dilakukan pada 44 bayi yang terbagi menjadi 22 bayi untuk kelompok intervensi dan 22 bayi untuk kelompok kontrol. Kriteria inklusi meliputi usia gestasi >28-36 minggu, berat badan bayi antara >1000-2500 gram, dan terpasang alat bantu napas HHHFN. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol terhadap perlakuan PMK dan lama pemakaian HHHFN dengan nilai p= 0,001; ɑ< 0,05. Simpulan: Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa penerapan PMK pada bayi prematur yang terpasang alat bantu napas HHHFN dapat mempercepat proses weaning jika dibandingkan dengan bayi yang tidak dilakukan PMK (p<0,001). Oleh karena itu, perawat yang bertugas di ruang perawatan neonatus perlu menerapkan PMK pada neonatus yang terpasang HHHFN agar bayi dapat menurunkan lama pemakaian HHHFN dan menurunkan lama rawat di rumah sakit.