z-logo
open-access-imgOpen Access
KONFLIK RELIGIUSITAS PADA HOMOSEKSUAL: STUDI FENOMENOLOGI GAY YANG BEKERJA SEBAGAI MASSAGE ESCORT
Author(s) -
Teguh Setiyo,
Luh Putu Shanti Kusumaningsih
Publication year - 2020
Publication title -
proyeksi/proyeksi (fakultas psikologi universitas islam sultan agung)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2656-4173
pISSN - 1907-8455
DOI - 10.30659/jp.13.2.197-207
Subject(s) - humanities , physics , philosophy
Homoseksual merupakan penyimpangan orientasi seksual yang cenderung menyukai sesama jenis. Perbuatan tersebut sangat bertentangan dengan norma sosial dan norma agama yang berlaku di Indonesia. Kaum homoseksual merupakan bagian dari umat beragama yang memiliki keinginan dan menginternalisasi dengan baik ajaran serta dogma agama yang sudah diterima sebelumnya, tetapi di sisi lain perilaku homoseksual yang dimiliki sangat bertentangan dengan ajaran serta dogma agama. Hal tersebut kemudian menimbulkan ketidaknyamanan dalam diri dalam bentuk konflik intrapersonal mengenai internalisasi agama dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dan menggunakan purposive sampling, yaitu pemilihan subjek penelitian berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria yang ditetapkan adalah laki-laki dengan kecenderungan homoseksual, bekerja sebagai massage escort, berumur antara 17-35 tahun, serta beragama Islam. Metode pengambilan data dengan wawancara mendalam dilengkapi dengan observasi sebagai data pendukung. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data penelitian melalui transferabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa gay yang bekerja sebagai massage escort mengalami konflik tentang rasa keberagamaan. Konflik yang terjadi berupa ketidaknyamanan dalam menjalankan ajaran agama yang telah dipercaya, karena subjek menyadari pekerjaan massage escort dan perilaku homoseksual bertentangan dengan ajaran agama, sehingga menimbulkan rasa bersalah dan berdosa dalam diri subjek. Pemaknaan terhadap religiusitas pada umumnya merupakan suatu hal yang dapat dijadikan pegangan dalam menjalankan kehidupan yang lebih baik, serta sebagai sarana penuntun untuk kehidupan di akhirat kelak.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here