z-logo
open-access-imgOpen Access
Media Sosial, Demokrasi, dan Penyampaian Pendapat Politik Milenial Di Era Pasca-Reformasi
Author(s) -
Rahkasiwi Dimas Susanto,
Irwansyah Irwansyah
Publication year - 2021
Publication title -
lontar : jurnal ilmu komunikasi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2599-2104
pISSN - 2442-5109
DOI - 10.30656/lontar.v9i1.3249
Subject(s) - sociology , humanities , political science , social media , new media , art , law
Millennials in Indonesia are a generation that grew up in the post-reform era and technological advancements. The presence of social media as a social network that is loved by millennials in Indonesia creates a new culture and culture in the midst of society. In a democracy culture and freedom of speech are important factors. By using phenomenological methodology, this study will understand the role of social media, and freedom in expressing opinions to millennials. This includes bucking a new trend in which social media has become a medium for conveying public voices and aspirations nowdays. Keyword: Social Media, Freedom of Speech, Millennials   ABSTRAK Milenial di Indonesia merupakan generasi yang tumbuh pada era pasca-reformasi dan kemajuan teknologi. Hadirnya sosial media sebagai jaringan sosial yang digandrungi generasi milenial di Indonesia menciptakan budaya dan kultur baru di tengah-tengah masyarakat. Dalam Demokrasi budaya dan kebebasan dalam menyampaikan pendapat menjadi faktor penting. Dengan menggunakan metodologi fenomenologi, penelitian ini akan memahami bagaimana peran sosial media, dan kebebasan dalam mengemukakan pendapat pada generasi milenial. Termasuk juga mengunggap tren baru di mana sosial media  telah menjadi medium dalam menyampaikan  aspirasi  maupun suara publik dewasa ini. Kata Kunci: Media Sosial, Kebebasan Berpendapat, Milenial  

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here