z-logo
open-access-imgOpen Access
INTEGRASI KEILMUAN DALAM KRITIK MATAN HADIS
Author(s) -
Muhammad Taufiq Firdaus,
Muhammad Alfatih Suryadilaga
Publication year - 2020
Publication title -
tajdid
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2541-5018
pISSN - 2502-3063
DOI - 10.30631/tjd.v18i2.96
Subject(s) - philosophy , humanities
Artikel ini menjelaskan tentang kritik matan yang terjadi di kalangan ulama hadis dan pengembangannya dalam konteks kekinian. Metode kritik matan hadis dapat dilakukan dengan meintegrasikan suatu keilmuan. Integrasi keilmuan menjadi penting dalam menyelesaikan hadis-hadis terutama terkait erat dengan sains seperti kadungan air kemih unta sebagai penyembuh penyakit. Dengan perkembangan zaman yang sangat pesat, ilmu sains yang juga sangat berkembang menjadikan hasil-hasil penelitian yang dilakukan dengan keilmuan sains tidak diragukan lagi kebenarannya secara ilmiah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis kajian pustaka, data diperoleh dari berbagai literatur buku, artikel jurnal, tesis, dan berbagai hasil penelitian lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Ulama muhaditsin kontemporer melakukan kritik matan hadis dengan mengunakan ilmu sains, salah satunya melakukan kritik matan yang ada didalam kitab bukhari (2855) dan muslim (1671) hadis tentang air kemih unta, yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit. penelitian tersebut menunjukan benar bahwa air kemih unta bisa mencegah tumbuhnya sel-sel kanker. Ini lah integrasi keilmuan  dalam kritik matan hadis yang bisa membuat hasil hasil dari kritik matan itu benar-benar menyakinkan bahwa hadis itu shahih, walaupun umat Islam tidak diragukan lagi dalam menyakini kebenaran-kebenaran dari hadis nabi tersebut, tetapi disini untuk mengetahui tingkat keotentisitas dan keshahihan sebuah matan hadis.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here