z-logo
open-access-imgOpen Access
ANALISIS PENAFSIRAN FAZLURRAHMAN DAN MASDAR F. MAS’UDI TENTANG ZAKAT DAN PAJAK
Author(s) -
Umniyatis Sholihah Hastriana
Publication year - 2018
Publication title -
iltizam journal of shariah economic research
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2598-2540
DOI - 10.30631/iltizam.v2i1.111
Subject(s) - humanities , political science , philosophy
Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang ditegaskan dalam al-Qur’an. Zakat termasuk pula dari rukun Islam. Namun, umat Islam selain berkewajiban membayar zakat, berkewajiban pula membayar pajak. Zakat perintah dalam Islam yang wajib ditunaikan, sedangkan pajak merupakan ketentuan Undang-Undang yang wajib dipatuhi sebagai warga Negara yang baik. Karena itu, muncul pemikiran tentang hukum dua kewajiban membayar zakat dan pajak sekaligus bagi umat Islam. Menurut Fazlurrahman, zakat adalah pajak. Artinya, sistem perpajakan harus dimasukkan ke dalam naungan zakat dengan mengubah strukturnya karena hanya zakat yang ditetapkan sebagai pajak dalam al-Qur’an. Sedangkan menurut Masdar F. Mas’udi, zakat adalah ruh dari pajak. Jadi, apabila seseorang meniatkan membayar zakat ketika mengeluarkan pajak, maka orang tersebut sudah dikatakan membayar zakat. Selain itu, membayar dua kewajiban bagi seorang muslim sangat memberatkan dan tidak mencerminkan nilai kemaslahatan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here