z-logo
open-access-imgOpen Access
ANALISA PARAMETRIK CHANNEL FLOW PADA LAMBUNG KAPAL CEPAT UNTUK MEMPEROLEH WAKE MAKSIMUM STUDI KASUS: KAPAL CEPAT RUTE AMBON WAYAME
Author(s) -
Eliza R. De Fretes
Publication year - 2021
Publication title -
archipelago engineering/archipelago engineering
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2798-7310
pISSN - 2620-3995
DOI - 10.30598/ale.2.2019.1-5
Subject(s) - physics , humanities , art
Abstrak Peningkatan kecepatan kapal akan menyebabkan kemungkinan berat kapal lebih kecil dari daya angkat hidrodinamika sehingga seakan-akan badan kapal terangkat. Selanjutnya karena kecepatan kapal yang tinggi, maka aliran air menuju baling-baling harus ditata dengan baik untuk mendapatkan efisensi baling-baling yang memadai. Salah satu adalah menggunakan cannal flow pada lambung kapal. Ukuran dan bentuk kanal ini harus didesian dengan baik sehingga menghasilkan speed advance dari aliran yang menuju baling-baling dapat meningkatkan efisiensi dari baling-baling tersebut. Dalam mendesain ukuran dan bentuk dari cannal flow tersebut selain ukuran dan parameter bentuk kapal, bentuk dari kanal harus ditentukan dengan baik. Permasalahan yang terjadi adalah pemborosan bahan bakar yang diakibatkan karena aliran yang masuk ke baling-baling tidak sempurna, dan berpengaruh pada wake fraction yang terjadi, sehingga efisiensi propeller menjadi rendah mengakibatkan pengguaan tenaga mesin induk yang berlebihan dan sangat berpengaruh pada penggunaan bahan bakar yang dihasilkan. Kajian yang disampaikan dalam penelitian ini mengkaji variasi sejumah bentuk dan konfigurasi channel flow, pada khususnya dengan meninjau pada pola aliran yang terbentuk dan wake yang ditimbulkan. Pengkajian dilakukan dengan menerapkan percobaan, dengan model pengujian laboratorium untuk mendapatkan hasil yang menyerupai kondisi sebenarnya. Diharapkan melalui penelitian ini mendapatkan desain awal dari speed boat dengan cannal flow yang nantinya dapat menjawab penggunaan bahan bakar dengan tidak memperhatikan kondisi gelombang. sehingga dapat digunakan secara parsial untuk mengangkut penumpang pada transportasi pulau-pulau terkecil, wake yang dihasilkan kapal untuk satu cannal dan dua cannal dengan konvensional mempunyai nilai meningkat secara linier yakni 4 % dari konvensional dari satu cannal dan dari ke dua cannal adalah 4,21%. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here