
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PETA BAHAYA KERJA PADA PENYAPU JALAN DI KOTA MEDAN
Author(s) -
Umi Salmah,
Sri Novita Lubis
Publication year - 2017
Publication title -
media kesehatan masyarakat indonesia (makassar)
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2356-4067
DOI - 10.30597/mkmi.v13i3.1104
Subject(s) - physics , humanities , philosophy
Setiap perusahaan yang didalamnya terdapat pekerja dan risiko terjadinya bahaya wajib untuk memberikan perlindungan keselamatan. Sebelum melakukan perlindungan keselamatan maka langkah awal yang perlu dilakukan adalah menganalisa potensi bahaya disetiap sesi pekerjaan kemudian melakukan pemetaan agar memudahkan melakukan perlindungan. Penelitian bertujuan mengetahui potensi bahaya dan pembuatan peta bahaya kerja pada penyapu jalan di Kota Medan. Penelitian kualitatif bersifat snowball sampling pada tenaga kerja penyapu jalan di Kota Medan. Data diperoleh dengan pengamatan langsung dan wawancara bebas kemudian penyajian data secara teks yang bersifat naratif. Hasil penelitian diperoleh: untuk bahaya faktor fisik yaitu panas, dingin dan bising. Faktor biologi yaitu kecacingan dan vektor penyebab penyakit seperti lalat, nyamuk, kecoa, semut dan tikus. Faktor kimia yaitu debu, bau sampah dan asap kendaraan. Faktor fisiologis adalah baju kerja yang tidak nyaman digunakan. Faktor psikologis yaitu dimarahi, beban kerja dan dilecehkan. Faktor keselamatan yaitu disenggol dan ditabrak kendaraan bermotor baik maju maupun mundur, dipukul dan ditendang orang gila serta tertusuk benda tajam. Kesimpulan dari penelitian bahwa teridentifikasi 15 sumber potensi bahaya, yaitu 3 (tiga) bahaya faktor fisik, 2 (dua) bahaya faktor biologi, 3 (tiga) bahaya faktor kimia, 1 (satu) bahaya faktor fisologi, 3 (tiga) bahaya faktor psikologis dan 3 (tiga) bahaya faktor keselamatan.