z-logo
open-access-imgOpen Access
UJI DAYA BUNUH EKSTRAK ETANOL 70% KELAKAI (Stenochlaena palustris (Burm. F.) Bedd) TERHADAP LARVA INSTAR III Aedes aegypti
Author(s) -
Lucya Suling,
Indria Augustina,
Fatmaria Fatmaria
Publication year - 2020
Publication title -
herb-medicine journal
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2620-567X
DOI - 10.30595/hmj.v3i1.6375
Subject(s) - traditional medicine , biology , aedes aegypti , larva , medicine , botany
Latar Belakang : Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Tinggi rendahnya angka kematian karena penyakit DBD berhubungan dengan tinggi rendahnya populasi nyamuk Aedes aegypti Tujuan : Mengetahui pengaruh ekstrak etanol 70% kelakai  (Stenochlaena palustris (Burm.f.) Bedd.) sebagai larvasida. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian True experimental dengan  metode Posttest Only Control Group Design. Larva Aedes aegypti dibagi menjadi 7 kelompok yaitu kelompok uji kontrol (-), kelompok uji ekstrak 0.1%; 0.25%;0.5%; 0.75%; 1% serta kelompok uji kontrol (+) Hasil: Didapatkan rata-rata kematian larva berjumlah dibawah 50% dengan nilai LC50 sebesar 1.554% dan LC90 sebesar 5.992% yang melebihi nilai standar kriteria larvasida yaitu <1000 ppm atau <1%. Kesimpulan: Ekstrak etanol 70% Kelakai (Stenochlaena palustris (Burm.f.) Bedd) tidak mempunyai efek larvasida terhadap Larva Instar III Aedes aegypti. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here