
Pelatihan Public Speaking Basic Kepada Siswa Kelas VI MI dan SD Di Desa Gedungan Kabupaten Sumenep Melalui Metode Demonstrasi
Author(s) -
Tri Sutrisno,
Leli Lestari,
Nanda Septiana,
Ahmad Nursobah
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal abdinus : jurnal pengabdian nusantara
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2599-0764
DOI - 10.29407/ja.v5i2.15552
Subject(s) - humanities , art
Kemampuan berbicara di depan umum adalah keterampilan yang harus dibina, dilatih dan dikembangkan sejak dini. Terutama dengan perkembangan jaman yang kian pesat menuntut kemampuan berbicara dengan seni komunikasi yang tidak kaku, juga turut menentukan keberhasilan di era percaturan masa kini. Bahkan dalam segala setting kehidupan berbicara menjadi sebuah konsumsi masyarakat sekitar, sementara semua akan memberikan penilaian terhadap pengucap suara. Terlebih bagi mereka yang sedang menempuh pendidikan, berbicara dan berkomunikasi baik secara individu dan kelompok saat ini menjadi trend dalam model pembelajaran. Siswa yang kurang bisa berpendapat, berkomentar, dan belum mampu mempresentasikan karyanya bukanlah outcame dari lulusan pendidikan pada kurikulum saat ini. Sehingga menjadi penting, kemampuan public speaking untuk diajarkan, dilatih dan diberikan kepada anak sejak sekolah dasar. Tim Pengabdi dari Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Madura, mencoba melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud realisasi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bidang kajian dan pelatihan berfokus pada pelatihan berbicara di depan umum dasar selama dua hari di Desa Gedungan Kabupaten Sumenep. Berdasarkan analisis pelatihan yang dilakukan ditemukan hal-hal berikut; 1) ditemukan perbedaan antara kemapuan pre tes dengan post tes peserta, saat pre tes peserta menjawab salah sebanyak 24 %, sedangkan pada post tes mengalami kenaikan jawaban yang benar menjadi 91%, 2) ditemukan pula nilai keterampilan praktik berbicara yang dilakukan peserta pada hari kedua yaitu 45% penampilan mereka sudah baik sementara 13% masih kurang, namun capaian ini dengan segala keterbatasan sudah cukup memuaskan, 3) temuan akhir acara mengenai respon mereka terhadap pelatihan ini, ternyata 80% peserta menganggap pelatihan penting, memuaskan dan kegiatan supaya terus dilakukan.