
Kajian Rencana Teknis dan Rencana Biaya Reklamasi Penambangan Batuan Andesit di PT Radian Delta Wijaya Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat
Author(s) -
Muhammad Ariffin,
Dudi Nasrudin Usman,
. Sriyanti
Publication year - 2022
Publication title -
bandung conference series. mining engineering
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2828-2140
DOI - 10.29313/bcsme.v2i1.1572
Subject(s) - land reclamation , revegetation , business , andesite , operations management , geography , mining engineering , forestry , engineering , geology , volcanic rock , archaeology , volcano , seismology
. The existence and availability of mineral resources in West Java is quite large, one of which is andesite rock in Bandung Regency. Andesite rock has a role in the physical development process, but by paying attention to environmental aspects in carrying out its exploitation, every mining company is required to have Good Mining Practice rules in carrying out mining operations. This research was conducted with the aim of repairing or managing disturbed land as a result of the mining business activities carried out, as well as providing added value to the ex-mining area which can become an object of utility for the surrounding community and the wider community in general. Providing added value includes aspects of appropriate environmental empowerment, economic empowerment resulting from the reclamation activity itself. This study discusses the study of reclamation plans, land surface arrangement, revegetation, reclamation and post-mining costs. Based on the results of the study, the reclamation area was 2,969 ha with the time needed for land management using mechanical tools if the total was 5 years, namely 349.3 days. The time for making the drainage system is 6 days. And the time required for revegetation for 5 years is 155 days. Meanwhile, the direct cost of the reclamation activity plan for the production operation period (2021–2025) is Rp. 1,073,794,391 where the percentage of reclamation planning costs is 8.7% - 10% and supervision costs are between 6.4% - 7%, so that the indirect costs are Rp. 195,240,447.
Abstrak. Keberadaan dan keterdapatan sumberdaya bahan tambang di Jawa Barat cukup besar salah satunya batuan andesit di Kabupaten Bandung. Batuan andesit memiliki peran dalam proses pembangunan secara fisik, namun dengan memperhatikan aspek lingkungan didalam melakukan eksploitasinya, yaitu setiap perusahaan tambang wajib memiliki kaidah Good Mining Practice dalam melakukan operasi pertambangan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memperbaiki atau menata lahan yang terganggu sebagai akibat kegiatan usaha pertambangan yang dilakukan, serta memberikan nilai tambah pada area bekas tambang yang dapat menjadi obyek daya guna bagi masyarakat sekitar serta masyarakat luas pada umumnya. Memberikan nilai tambah mencakup pada aspek pemberdayaan lingkungan yang tepat guna, pemberdayaan ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan reklamasi itu sendiri. Penelitian ini membahas mengenai kajian rencana reklamasi, penataan permukaan lahan, revegetasi, biaya reklamasi dan pasca tambang. Berdasarkan hasil penelitian, didapat luasan area reklamasi 2.969 ha dengan waktu yang dibutuhkan untuk penataan lahan menggunakan alat-alat mekanis jika ditotal selamat 5 tahun yaitu 349,3 hari. Waktu pembuatan sistem drainase yaitu 6 hari. Dan waktu revegetasi yang dibutuhkan selama pengerjaan 5 tahun yaitu 155 hari. Sedangkan biaya langsung rencana kegiatan reklamasi periode operasi produksi (2021–2025) adalah sebesar Rp. 1.073.794.391 dimana persentase biaya perencanaan reklamasi 8,7 % – 10 % dan biaya supervisi antara 6,4 % – 7 %, sehingga didapat biaya tidak langsungnya sebesar Rp. 195.240.447.