
Advokasi Media dalam Pemberitaan Kebencanaan Hutan di Kalimantan Barat
Author(s) -
Fadel Muhammad,
Doddy Iskandar
Publication year - 2021
Publication title -
bandung conference series. journalism
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2828-2175
DOI - 10.29313/bcsj.v1i1.21
Subject(s) - law enforcement , illegal logging , political science , forestry , geography , law , logging
. The role of media to act as a bridge for the fire victims of forests and land areas with various parties who wish to help, both by the government and the community. Help them get media law enforcement corrupt officials the fee to forest, to provide a solution and reduce a forest fire in the future especially in Indonesia. Media through the various parties want to know all the details of the incident happened in the forest fires to the reports on responsible, having vision, and may provide dokumentatif for the forest fires in indonesia. The media can, initialize the act of advocating a forest fireMedia push advocacy extend to the forest fires media, raise awareness understanding, and knowledge society in the state for law enforcement burning across areas of west Kalimantan, not through action and attitude of good and right. On the news of the Tribun pontianak who published his unattractive for examination because it involved with blazes land and forests in west Kalimantan, itself researchers try to obtain information by means of investigation the news that rises in printing media Trubun Pontianak. Because in the Tribun Pontianak a lot of issues concerning forest fire in west Kalimantan especially.
Abstrak. Peran media menjebatani para korban kebakaran hutan dan lahan dengan berbagai pihak yang hendak membantu, baik pemerintah maupun masyarakat. Media membantu menjembatani penegakan hukum yang dilakukan aparat kepada oknum yang membakar hutan, agar dapat menghasilkan solusi dan mengurangi kebakaran hutan di masa depan khususnya di Indonesia. Media menjembatani kebutuhan berbagai pihak yang ingin mengetahui segala rincian kejadian yang terjadi dalam peristiwa kebakaran hutan dengan laporan yang bertanggung jawab, memiliki visi, dan bisa dijadikan dokumentatif bagi peristiwa kebakaran hutan di Indonesia. Media dapat menginisiasi tindakan advokasi kebakaran hutan. Media mendorong advokasi yang menyeluruh terhadap peristiwa kebakaran hutan. Media membangun kesadaran, pemahaman, dan pengetahuan masyarakat dalam pemerintah atas penegakan hukum pembakaran hutan yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat, diperhatikan melalui tindakan dan sikap penanganan yang baik dan benar.Mengenai pemberitaan dari media Tribun Pontianak yang menerbitkan tulisan yang begitu menarik untuk diteliti karena menyangkut dengan kebakaran lahan dan hutan di Kalimantan Barat itu sendiri, peneliti mencoba untuk menggali informasi dengan cara menginvestigasi berita yang terbit di media cetak Tribun Pontianak. Karena dalam terbitan Tribun Pontianak banyak sekali terbitan mengenai kebakaran hutan khususnya di Kalimantan Barat.