
PELATIHAN PEMBUATAN AMONIASI JERAMI DI DESA MONTONG ARE KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT
Author(s) -
Didik Santoso,
Rully Bimantoro,
Ratna Sari Utami
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal warta desa
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2776-2572
pISSN - 2685-2101
DOI - 10.29303/jwd.v1i3.79
Subject(s) - physics
ABSTRAK. Teknologi pengolahan pakan merupakan dasar teknologiuntuk mengolah limbah pertanian, perkebunan maupun agroindustri dalam pemanfaatannya sebagai pakan. Pengolahan pakan disini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, utamanya efektifitas cerna, utamanya untuk ternak ruminansia serta peningkatan kandungan protein bahan. Beberapa alternatif pengolahan dapat dilakukan secara fisik (pencacahan, penggilingan dan atau pemanasan), kimia (larutan basa dan atau asam kuat), biologis (mikroorganisme atau enzim) maupun gabungannya. Pengolahan cara fisik dan biologis memerlukan tenaga dan investasi yang cukup tinggi dan dalam skala besar, sering kali menjadi tidak berjalan. Cara kimia dengan “amoniasi” dirasa merupakan cara yang paling tepat dalam pengolahan ini, karena mudah dilakukan, murah, tidak mencemari lingkungan dan sangat efisien. Pelatihan pembuatan amoniasi jerami dilakukan di Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi inovasi petani peternak tentang penggunaan jerami padi sebagai pakan dan bagaimana meningkatkan kualitasnya. Kualitas jerami padi termasuk total nitrogen dan daya cerna dapat ditingkatkan dengan teknologi amoniasi menggunakan urea. Penggunaan urea adalah 4% untuk 100 kg jerami padi atau 4 kg untuk 100 kg jerami padi. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis, 30 Agustus 2018. Metode yang digunakan adalah instruksi langsung dan praktik kepada petani. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan para petani telah ditingkatkan dan para petani ingin menerapkan jerami padi yang telah diamoniasi sebagai pakan alternatif untuk ruminansia.Kata Kunci: jerami padi, amoniasi urea, kualitas pakan ABSTRACT. Feed processing technology is the basis of technology for processing agricultural, plantation and agro-industrial waste in its use as feed. Feed processing here aims to improve the quality, especially the effectiveness of digestion, especially for ruminants and to increase the protein content of the ingredients. Some processing alternatives can be done physically (counting, milling and or heating), chemical (basic solutions and or strong acids), biological (microorganisms or enzymes) or a combination thereof. Processing of physical and biological methods requires a high amount of energy and investment and on a large scale, often becomes inoperative. The chemical method with "ammonia" is felt to be the most appropriate way in this processing, because it is easy to do, inexpensive, does not pollute the environment and is very efficient. The training for making ammunition for hay is carried out in Montong Are Village, Kediri District, West Lombok Regency, aimed at increasing the knowledge and technology of farmers' innovations about the use of rice straw as feed and how to improve its quality. The quality of rice straw including total nitrogen and digestibility can be improved by ammoniation technology using urea. The use of urea is 4% for 100 kg of rice straw or 4 kg for 100 kg of rice straw. This activity was carried out on Thursday, August 30, 2018. The method used was direct instruction and practice to farmers. The results of this activity indicate that farmers' knowledge has been improved and farmers want to apply amoniated rice straw as an alternative feed for ruminants.Keywords: rice straw, urea ammoniation, feed quality.