Efektivitas Guci (Yogurt Ciplukan) Sebagai Sumber Minuman Kaya Antioksidan Alami
Author(s) -
Alwi Agil,
Dita Ademulani,
Amalia Putri,
B.R. Dewi Wulandari
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal ilmu dan teknologi peternakan indonesia (jitpi) indonesian journal of animal science and technology
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2656-4645
pISSN - 2460-6669
DOI - 10.29303/jitpi.v4i2.46
Subject(s) - physalis , food science , chemistry , traditional medicine , horticulture , biology , medicine
Physalis angulata L. telah diketahui memiliki flavonoid. Flavonoid pada tanaman dikenal karena aktivitas antioksidannya dan kemampuannya untuk Angiotensin Converting Enzyme I-inhibitor. Penelitian ini dimulai dengan membuat jus menggunakan buah Physalis angulata L. untuk mendapatkan profil senyawa fenolik dalam buah Physalis angulata L. asam galat, flavonol (kuersetin dan rutin), flavanol (katekin), dan flavanon. Proses pembuatan yogurt dengan penambahan jus buah Physalis angulata L. selama proses penyimpanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kemampuan aktivitas antioksidan dan inhibitor yoghurt Igiotensin Converting Enzyme I dengan jus buah Physalis angulata L. selama waktu penyimpanan (1, 7, 14, 21 dan 28 hari) pada suhu 4oC. Aktivitas antioksidan tertinggi terjadi pada periode penyimpanan 14 hari. Yogurt dengan jus buah Physalis angulata L. dapat secara fungsional minum banyak antioksidan.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom