
PENGARUH METODE PERMAINAN KATA BERBANTUAN MEDIA PASS PICTUREDAN KEBIASAAN BERBAHASA TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA SISWA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI KECAMATAN KERUAK KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Author(s) -
Hasbi Sidqi
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal ilmiah profesi pendidikan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2620-8326
pISSN - 2502-7069
DOI - 10.29303/jipp.v2i1.43
Subject(s) - psychology , humanities , art
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Metode Permainan Kata Berbantuan Media Pass Picture Dan Kebiasaan Berbahasa Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Siswa jenjang PAUD di Kecamatan Keruak. Sampel penelitian sebanyak 100 orang ditentukan melalui teknik Stratifikcation random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode permaianan kata berbantuan media Pass Picture (X1) dan kebiasaan berbahasa (X2), penguasaan kosakata bahasa Indonesia siswa jenjang PAUD (Y), pengumpulan data dengan cara memberikan uji kemampuan pada kelompok eksperimen dengan menggunakan media Pass Picturedalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan berpanduan RKH, pada jenjang PAUD dan yang terakhir memberikan postest dan pretest pada kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan dari pembuktian kemampuan siswa yang terbiasa berbahasa rendah (daerah) dengan metode permainan kata berbantuan media Pass Picture sebesar 76,29 lebih tinggi daripada skor siswa yang terbiasa berbahasa Indonesia tanpa penerapan metode permainan kata dengan skor 71,07 ( µA1B2 > µA2B1) dengan beda rerata 5,22. Sementara siswa yang kebiasaan berbahasa tinggi dan kebiasaan berbahasa rendah dengan penerapan metode permainan kata berbantuan media Pass Picture sebesar 80,23 dan tanpa penerapan metode permainan kata sebesar 68,75 dengan beda rerata 11,48. (µA1B1 A1B2 > A2B1 A2B2). Untuk siswa yang berbahasa tinggi dengan penerapan metode permainan kata berbantuan media Pass Picture sebesar 84,35 lebih baik daripada tanpa penerapan metode permainan kata yaitu 71,07 (µA1B1 > µA2B1) dengan beda rerata 13,28. Sedangkan sisiwa yang berbahasa rendah dengan penerapan metode permainan kata berbantuan media Pass Picture dengan skor sebesar 76,29 lebih tinggi dengan tanpa penerapan metode permainan katadengan skorsebesar 66,16(µA1B2 > µA2B2) dengan beda rerata 10,13