
SHALAT TARAWIH BAGI PEREMPUAN DI MASJID ERA 4.0
Author(s) -
Zurifah Nurdin
Publication year - 2020
Publication title -
nuansa/nuansa
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2684-9542
pISSN - 2086-4493
DOI - 10.29300/nuansa.v12i2.2764
Subject(s) - humanities , art
Shalat Tarawih Bagi Perempuan Di Masjid Era 4.0. Pertumbuhan dan perkembangan teknologi dan media yang sangat pesat dan terbuka sekarang ini disebut era 4.0 yang dapat membuat para perempuan terkontaminasi dengan prilaku yang ada, termasuk prilaku perempuan dalam beribadah shalat tarawih berjama’ah di masjid. Di era 4.0 ini perempuan banyak yang berangkat menuju masjid untuk melaksanakan shalat tarawih berjama’ah di masjid membawa hand phone, makanan, bersuara keras, berselfi , memakai wangi-wangian berdandan dan berpakaian yang menimbulkan fi tnah serta perbuatan kriminal lainnya, selesai shalat langsung merespon hand phone sehingga dapat menyebabkan ibadah shalat tarawih yang dilakukan oleh dirinya dan bahkan orang lain tidak nyaman dan aman. Prilaku para perempuan ini jelas melupakan fungsi masjid dan tujuan berangkat ke masjid. Oleh karenanya shalat tarawih di rumah itu lebih afdhal bagi perempuan. Untuk itu dalam melaksanakan shalat tarawih berjama’ah di masjid era 4.0 ini para perempuan harus menyiapkan diri yang dimulai dengan niat yang tulus karena Allah swt semata, atas restu suami/ wali, tidak menimbulkan fi tnah, berpakaian dan berprilaku yang dapat membuat diri sendiri dan orang lain nyaman dan aman dalam melakukan ibadah. Dengan demikian maka perempuan yang melaksanakan ibadah shalat tarawih berjama’ah dimasjid era 4.0 ini mendapatkan nilai ibadah sebagaimana kaum laki-laki.