z-logo
open-access-imgOpen Access
Permasalahan dalam Bahasa Pengantar dalam Pembelajaran Kelas
Author(s) -
Yenni Anggraini,
Meddyan Heriadi
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal pendidikan bahasa dan sastra indonesia
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
eISSN - 2829-3118
pISSN - 2829-2170
DOI - 10.29300/dibsa.v1i1.6530
Subject(s) - humanities , psychology , art
 ABSTRAK: Permasalahan dalam Bahasa Pengantar dalam Pembelajaran Kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskrifsikan apa saja problematika penggunaan bahasa pengantar, dan untuk mengetahui dan mendeskrifsikan apa penyebab kondisi problematika penggunaan bahasa pengantar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam ruang-ruang pengajar anter tentu dapat terjadi kekacauan bahasa karena penggunaan dua dialek sekaligus selama waktu yang digunakan untuk latihan-latihan mendidik dan belajar. Hal inilah yang pada umumnya akan terjadi dalam ranah persekolahan. Dalam ranah pelatihan, tugasbahasa Indonesia memiliki bagian yang vital, selama waktu yang dihabiskan untuk mengajar dan mempelajari latihan. Bahasa pengantar yang digunakan oleh guru supaya peserta didik bisa memamahi materi pembelajaran dengan baik yaitu dengan menggunakan bahasa serawai atau bahasa daerah, hal ini dikarenakan siswa lebih memahami jika guru menyampaikan materi pembelajaran dengan guru menggunkan bahasa serawai atau bahasa daerah bukan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Guru melakukan hal ini agar siswa memahami apa yang mereka sampaikan dan guru juga lebih mudah menjelaskan kepada peserta didik jika guru menggunakan bahasa daerah proses pembelajaran juga lebih efektif dan efisien peserta didik menerimah materi yang diajarkan.SD Negeri ini mayoritas dari daerah (dusun) sehingga masih kental sekali mereka mengguakan bahasa dearah sebagai alat berkomunikasi. Di lingkungan mereka tinggal mereka juga tidak perna mendengar bahasa Indonesia yang baik dan benar bahkan keluarga mereka juga tidak pernah mengucapkan bahsa Indonesia. Di sekolah guru juga menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa pengantar proses pembelajaran apalagi guru yang memiliki daerah yang sama dengan peserta didik.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here