z-logo
open-access-imgOpen Access
IMPLEMENTASI TUGAS NAZHIR DALAM PENGELOLAAN HARTA WAKAF BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 2014 DI KECAMATAN KAUR UTARA KABUPATEN KAUR
Author(s) -
Nilda Susilawati,
Ita Guspita
Publication year - 2019
Publication title -
al-intaj
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2621-668X
pISSN - 2476-8774
DOI - 10.29300/aij.v5i2.2073
Subject(s) - political science , humanities , art
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi tugas nazhir dalam pengelolaan harta wakaf, dan kendala nazhir dalam pengelolaan harta wakaf. Untuk mengungkapkan kedua persoalan tersebut menggunakan metode lapangan dengan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder untuk memberikan informasi, fakta dan data tentang implementasi tugas nazhir dalam pengelolaan harta wakaf dengan melakukan wawancara  kepada 18 nazhir yang menjadi informan . Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa: (1) nazhir belum maksimal dalam melaksnakan tugasnya sesuai amanah dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 yaitu: melakukan pengadministrasian harta wakaf, mengelola harta wakaf sesuai tujuan dan peruntukannya, mengawasi dan melindungi harta wakaf, serta melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Badan Wakaf Indonesia. Yang sudah dilakukan baru pengadministrasian harta wakaf namun tugas lainnya belum dilaksanakan, dan yang sudah mengimplementasikan tugas tersebut hanya 5 orang nazhir dari ke 18 nazhir tersebut, dalam pengelolaan harta wakaf secara produktif belum dilakukan(2) kendala yang dialami oleh nazhir dalam pengelolaan harta wakaf yaitu: kurangnya pengetahuan nazhir dalam pengelolaan harta wakaf, kurangnya sosialisasi dan pembinaan dari pihah-pihak yang terkait seperti KUA dan BWI, terkendalanya biaya pengelolaan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here