z-logo
open-access-imgOpen Access
Dinamika Pelepasan Nitrogen Empat Jenis Pupuk Urea Pada Kondisi Tanah Tergenang
Author(s) -
Arief Hartono,
Bramasto Nugroho,
Desi Nadalia,
Afifah Ramadhani
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal ilmu tanah dan lingkungan/jurnal ilmu tanah dan lingkungan (journal of soil science and environment)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-2853
pISSN - 1410-7333
DOI - 10.29244/jitl.23.2.66-71
Subject(s) - urea , chemistry , biochemistry
Pupuk urea merupakan sumber hara nitrogen (N) yang paling banyak digunakan di Indonesia, termasuk pada lahan sawah. Urea merupakan pupuk N yang larut air sehingga penggunaan urea di sawah perlu dikaji dalam hubungannya dengan pelepasan pupuk. Di dalam penelitian ini digunakan urea dengan formulasi berbeda yaitu pupuk urea Kujang dan Pupuk Sriwijaya (Pusri) yang merupakan urea konvensional dan urea prill dan granul yang merupakan urea modifikasi yang mengandung formaldehida masing-masing 0.10 dan 0.50%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelepasan N dari tipe urea konvensional dan urea yang diberi formaldehida pada kondisi tanah tergenang. Metode penelitian yang digunakan adalah inkubasi dan pencucian. Inkubasi dilakukan selama 7, 14, 28, 45, 60, dan 90 hari serta dilakukan pencucian pada setiap akhir masa inkubasi. Hasil pencucian ditetapkan kandungan amonium dan nitrat.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelepasan N dalam bentuk amonium dan nitrat antar perlakuan pupuk urea tidak berbeda nyata. Hasil total N tercuci menunjukkan nilai paling tinggi diperoleh oleh urea granul sebesar 78.0 mg tabung-1, kemudian disusul oleh urea prill 75.2 mg tabung-1, urea kujang sebesar 71.5 mg tabung-1, dan urea pusri sebesar 68.4 mg tabung-1. Berdasarkan hasil persamaan first order kinetic, diperoleh nilai pelepasan maksimum dan konstanta kecepatan. Nilai pelepasan maksimum tertinggi dimiliki oleh urea granul sebesar 94.6 mg tabung-1, kemudian urea prill sebesar 88.3 mg tabung-1, urea Pusri sebesar 82.3 mg tabung-1, dan urea Kujang sebesar 79.2 mg tabung-1. Sementara untuk nilai konstanta kecepatan, konstanta kecepatan tertinggi diperoleh pada urea kujang sebesar 0.0349 hari-1, kemudian dilanjutkan oleh urea prill dan pusri sebesar 0.0256 hari-1, dan urea granul sebesar 0.0253 hari-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urea yang diperlakukan dengan formaldehida terutama dalam bentuk granul cenderung memiliki kemampuan untuk memperlambat proses pelepasan N yang ditunjukkan dengan nilai konstanta kecepatan pelepasan N yang paling rendah.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here