z-logo
open-access-imgOpen Access
Substitusi Sebagian Pupuk Kimia dengan Pupuk Organik Hayati pada Jagung (Zea mays)
Author(s) -
Syah Deva Ammurabi,
Iswandi Anas,
Bramasto Nugroho
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal ilmu tanah dan lingkungan/jurnal ilmu tanah dan lingkungan (journal of soil science and environment)
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2549-2853
pISSN - 1410-7333
DOI - 10.29244/jitl.22.1.10-15
Subject(s) - physics , horticulture , biology
Penggunaan pupuk kimia dengan takaran tinggi terus-menerus menyebabkan kerusakan tanah dan pencemaran lingkungan. Aplikasi pupuk organik hayati (POH) atau dikenal dengan bio-organic fetilizer, dapat meningkatkan ketersediaan hara, memperbaiki sifat-sifat tanah, memacu pertumbuhan dan produksi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi sebagian takaran pupuk kimia dengan POH terhadap pertumbuhan, serapan N, P, dan K, serta efisiensi agronomi pupuk jagung. Percobaan pot dilakukan di Kebun Percobaan Cikabayan, Kampus IPB Dramaga, Bogor. Analisis laboratorium dilakukan di Laboratorium Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Kampus IPB Darmaga, Bogor. Rancangan Acak Kelompok dengan faktor tunggal digunakan dalam percobaan ini. Perlakuan percobaan terdiri dari Kontrol, POH, POH +  50% (NPK), POH + 100% (NPK), 50% (NPK),  dan  100% (NPK). Jagung varietas Bisma digunakan sebagai tanaman indikator. Setelah lima minggu setelah tanam, biomassa dipanen untuk penimbangan bobot kering tajuk dan bobot kering  akar. Jaringan tajuk dianalisis untuk menetapkan serapan N, P, dan K. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik hayati mampu mengurangi 50% kebutuhan pupuk kimia dan meningkatkan serapan N, P, dan K. Kombinasi POH dengan 50% (NPK) menghasilkan efisiensi agronomi tertinggi. POH mampu mensubstitusi 50% kebutuhan NPK jagung.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here