z-logo
open-access-imgOpen Access
Sonometri fetus kambing kacang usia 7 minggu hasil superovulasi menggunakan hormon PMSG
Author(s) -
Ridi Arif,
Andriyanto,
Arief Boediono,
Adi Winarto,
Fadjar Satrija,
Wasmen Manalu
Publication year - 2018
Publication title -
arshi veterinary letters
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2581-2416
DOI - 10.29244/avl.2.1.13-14
Subject(s) - fetus , biology , pregnancy , genetics
Teknologi superovulasi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan sekresi endogen hormon kebuntingan. Salah satu manfaat dari peningkatan sekresi endogen hormon kebuntingan adalah perbaikan perkembangan lingkungan uterus selama kebuntingan. Kambing Kacang betina sebanyak 8 ekor dan telah dewasa kelamin dengan bobot rataan 22 kg dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok kontrol (tidak disuperovulasi) dan kelompok superovulasi menggunakan hormon Pregnant Mare Serum Gonadotropin (PMSG) dengan dosis 15 IU/kgBB. Kambing Kacang percobaan diserentakkan berahinya menggunakan PGF2α sebanyak 2 kali dengan selang 11 hari. Penyuntikan PMSG dilakukan bersamaan dengan penyuntikan PGF2α kedua pada kelompok superovulasi. Setelah berahi, semua kambing dikawinkan secara alami dengan pejantan pilihan. Fetus kemudian diukur secara ultrasonografi (USG) pada usia kebuntingan 7 minggu. Hasil pengukuran menunjukkan kelompok Kambing Kacang hasil superovulasi memiliki ukuran fetus yang lebih panjang daripada kelompok kontrol (P 0.05). Kesimpulan penelitian ini adalah superovulasi pada induk Kambing Kacang mampu meningkatkan pertumbuhan fetus sampai dengan usia kebuntingan 7 minggu.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here