
Distribusi dan Faktor Risiko Fasciolosis pada Sapi Bali di Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat
Author(s) -
Purwaningsih Purwaningsih,
Noviyanti Noviyanti,
Rizki Pratama Putra
Publication year - 2018
Publication title -
acta veterinaria indonesiana
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2337-4373
pISSN - 2337-3202
DOI - 10.29244/avi.5.2.120-126
Subject(s) - fasciolosis , fasciola , veterinary medicine , biology , medicine , fasciola hepatica , helminths , zoology
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi fasciolosis pada sapi bali yang dipelihara oleh peternak di Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat serta mengidentifikasi beberapa faktor risiko yang kemungkinan berperan dalam tingkat prevalensi fasciolosis. Sampel feses diambil dari 369 ekor sapi per rektal dan dipilih dengan teknik proporsional random sampling pada tingkat desa. Sebanyak 127 peternak diambil sebagai responden untuk diwawancarai. Sampel feses diperiksa dengan uji sedimentasi untuk mengidentifikasi keberadaan telur Fasciola sp. berdasarkan morfologinya. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2016. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan chi-square (c2), dan odds ratio (OR), dan multivariat untuk regresi logistik. Penyebaran fasciolosis pada sapi bali yang dipelihara di empat desa Distrik Prafi cukup merata, di mana prevalensi pada masing-masing Desa Udapi Hilir, Desay, Aimasi, dan Prafi Mulya berturut-turut adalah 30,53%; 30,61%; 40,74%, dan 38,24%. Prevalensi fasciolosis pada tingkat ternak dan peternak di Distrik Prafi masing-masing sebesar 34,96%, dan 66,14%. Variabel tipe kandang dan konsistensi feses menunjukkan pengaruh yang signifikan (P<0,05) pada risiko fasciolosis. Namun, analisa regresi logistik menunjukkan hanya variabel daerah pengambilan sampel rawa bersiput memengaruhi tingkat infeksi dengan model matematis Fasciolosis di Distrik Prafi adalah Logit Fasciolosis=-0,182+0,958 dummydaerahsampel1.