
Tingkat Fluktuasi Air Tanah pada Jangka Pendek di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Author(s) -
Sadewa Purba Sejati
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal teknologi lingkungan/jurnal teknologi lingkungan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2548-6101
pISSN - 1411-318X
DOI - 10.29122/jtl.v22i1.3985
Subject(s) - groundwater , environmental science , hydrology (agriculture) , geology , geotechnical engineering
Water is a natural resource used by people for various life necessities. The type of water often used by people is groundwater. Groundwater conditions should be inventoried to protect and maintain the continued function of groundwater. The research area was the administrative area of the Ngemplak Sub-district in Sleman Regency. Construction, growing population, and changing system positively correlate with potential disturbance to quantity, quality, and distribution of groundwater in the research area. To anticipate this, changing groundwater conditions in the administrative area of the Ngemplak Sub-district should be determined. The present study was aimed to determine the changing condition or dynamics of groundwater in the administrative area of Ngemplak Sub-district. The parameter used in the present study was the level of groundwater fluctuation. The primary data of groundwater depth in rainy and dry seasons 2019 was collected using a systematic random sampling method. Groundwater surface fluctuation data was obtained from the difference in groundwater-surface depths in dry and rainy seasons. The level of groundwater fluctuation was analyzed using the spatial interpolation method and classified using ArcGIS. The research result showed that the level of groundwater fluctuation in the research area consisted of three classes, i.e., low ( 5 meters). The research area was dominated by medium groundwater fluctuation. Spatial data analysis showed that groundwater fluctuation in the research area wasn’t only affected by reduced groundwater supply due to changing seasons but also by the massive groundwater usage.Keywords: groundwater, fluctuation, spatial interpolation ABSTRAKAir merupakan sumberdaya alam yang digunakan penduduk untuk memenuhi beragam kebutuhan hidup. Jenis air yang seringkali digunakan penduduk adalah air tanah. Inventarisasi kondisi air tanah perlu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga dan mempertahankan keberlanjutan fungsi air tanah. Wilayah yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah wilayah Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Pembangunan, peningkatan jumlah penduduk, dan peralihan musim berkorelasi positif dengan munculnya potensi gangguan terhadap kuantitas, kualitas, dan distribusi air tanah di daerah penelitian. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka perubahan kondisi air tanah di wilayah Kecamatan Ngemplak perlu diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kondisi atau dinamika air tanah di wilayah administratif Kecamatan Ngemplak. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah tingkat fluktuasi air tanah. Data primer kedalaman air tanah pada musim hujan dan kemarau tahun 2019 dikumpulkan dengan metode systematic random sampling. Data fluktuasi air tanah merupakan selisih dari kedalaman air tanah pada musim kemarau dengan musim hujan. Tingkat fluktuasi air tanah dianalisis menggunakan metode interpolasi spasial dan klasifikasi dengan perangkat lunak ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat fluktuasi air tanah di daerah penelitian diklasifikasikan menjadi tiga kelas, yaitu rendah ( 5 meter). Daerah penelitian didominasi oleh fluktuasi air tanah pada tingkat sedang. Analisis data spasial menunjukkan bahwa fluktuasi air tanah di daerah penelitian tidak hanya dipengaruhi berkurangnya suplai air tanah akibat perubahan musim, tetapi juga diakibatkan penggunaan air tanah dalam jumlah yang besar.Kata kunci: air tanah, fluktuasi, interpolasi spasial