
Pembuatan Biodiesel dari Minyak Goreng Curah dengan Menggunakan Katalis Basa Heterogen dari Abu Tandan Buah Pisang Awak
Author(s) -
Zukhrufi Disution,
Meriatna Meriatna,
Azhari Azhari
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal teknologi kimia unimal/jurnal teknologi kimia unimal
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2580-5436
pISSN - 2303-3991
DOI - 10.29103/jtku.v10i2.5585
Subject(s) - physics , chemistry , food science , nuclear chemistry
Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif untuk mesin diesel yang terdiri dari alkil monoester dari minyak tumbuhan atau lemak hewan. Minyak goreng adalah minyak yang berasal dari lemak tumbuhan atau hewan yang dimurnikan dan berbentuk cair pada suhu kamar dan biasanya digunakan untuk menggoreng bahan makanan. Katalis heterogen adalah katalis yang ada dalam fase berbeda dengan pereaksi dalam reaksi yang dikatalisisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan tandan buah pisang yang telah diabukan dengan furnace pada suhu 700ᵒC selama 4 jam yang digunakan sebagai katalis heterogen dalam proses pembuatan biodiesel. Proses transesterifikasi mereaksikan minyak dan metanol untuk menghasilkan metil ester dan gliserol. Metil ester yang dihasilkan pada lapisan atas dipisahkan dari gliserol dan kemudian dimurnikan. Pengaruh dari berbagai variabel proses seperti jumlah katalis dan rasio molar minyak metanol diamati dalam percobaan ini. Sifat-sifat biodiesel seperti densitas, viskositas, kadar air dan bilangan asam dievaluasi dan dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Yield maksimum adalah 90,97% yang didapat dengan menggunakan perbandingan mol metanol:minyak adalah 1:7 pada suhu 60oC dengan waktu reaksi 90 menit dan katalis 3 (m/m)%.