z-logo
open-access-imgOpen Access
EKSTRAK MINYAK DARI SERAI DAPUR (Cymbopogon Citratus) DENGAN MENGGUNAKAN METODE MASERASI
Author(s) -
Ishak Ibrahim,
Yuni Evama,
Novi Sylvia
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal teknologi kimia unimal/jurnal teknologi kimia unimal
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2580-5436
pISSN - 2303-3991
DOI - 10.29103/jtku.v10i2.5479
Subject(s) - physics , citral , traditional medicine , chemistry , chromatography , medicine , essential oil
Tanaman Serai Dapur (Cymbopogon citratus) adalah tanaman yang  biasanya menghasilkan minyak atsiri yaitu yang termasuk dalam famili pinaceae. Minyak atsiri tanaman ini biasanya dihasilkan dari daun dan batangnya, yang mengandung citral. Citral adalah gabungan dari dua isomeraldehida monoterpene acylic. Senyawa citral ini membentuk turunan-turunan   lain yaitu sitronella, sitronelol, dan geraniol. Pemisahan minyak Atsiri dari daun dan batang menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan dua jenis pelarut yang berbeda yaitu, metanol dan n-Hexana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui yield dan densitas tertinggi minyak Atsiri Serai Dapur yang diperoleh berdasarkan pengaruh perbedaan jenis pelarut yang digunakan terhadap proses maserasi serta menganalisa komposisi senyawa kimia dalam minyak atsiri yang dihasilkan oleh serai dapur dengan menggunakan alat GC-MC, dan menganalisa kelarutan minyak atsiri Serai Dapur dalam alkohol. Pada penelitian ini menggunakan variasi berat bahan baku/pelarut = (1:4) gr/ml, yaitu berat bahan baku (150 gr, 200 gr, 250 gr, dan 300 gr)  dan Jenis Pelarut (metanol, dan n-Hexana), kemudian dilakukan ekstraksi secara maserasi (perendaman) yaitu selama 3 hari dan pemisahan dilakukan dengan menggunakan distilasi. Dari hasil penelitian yield minyak Serai Dapur tertinggi diperoleh pada jenis pelarut metanol dengan yield rata-rata sebesar  11,64%, dibandingkan pelarut n-Hexana sebesar 5,08%. Dan densitas minyak Atsiri tertinggi diperoleh pada pada pelarut metanol yaitu, sebesar 0,892 gr/ml, dibandingkan pelarut n-hexana yaitu 0,852 gr/ml, minyak atsiri Serai Dapur yang cepat larut dalam alkohol 80% diperoleh pada pelarut metanol yaitu 1:2 gr/ml, dibandingkan  pelarut n-Hexana yaitu, 1:3 gr/ml. Dari Hasil  Uji komponen  utama  minyak  atsiri  pada  Sereh Dapur dengan GC-MS,  diperoleh  kadar  sitronelal  sebesar  85,05 %, kadar geraniol sebesar 7,16 % dan  kadar  sitronelol  sebesar  5,06 %. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here