
Arsitektur Dekonstruksi sebagai Karakteristik Desain pada Bangunan Modern
Author(s) -
Armelia Dafrina
Publication year - 2019
Publication title -
arsitekno: jurnal teknik arsitektur/arsitekno
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2776-7841
pISSN - 2301-945X
DOI - 10.29103/arj.v5i5.1216
Subject(s) - art , humanities
Abstrak Pengaruh filosofi Arsitektur Dekonstriksi yang diperkenalkan oleh Jacques Derrida serta konstruktivisme yang berkembang di Rusia pada awal abad ke 20 melahirkan dua aliran utama dalam arsitektur dekonstruksi yang dikenal sebagai dekonstruksi derridean dan dekonstruksi non derridean. Segera setelah kemunculannya di dunia Arsitektur, dekonstruksi menjadi aliran baru menggantikan International Style yang sebelummnya mendominasi karakter desain bangunan. Tokoh-tokoh yang terkemuka dibalik kesuksesan Arsitektur Dekonstruksi dengan sebutan the seven architects, Bernard Tschumi, Peter Eisenmen, Frank O Gehry, Rem Koolhaas, Daniel Libeskind, Coop Himmelblau dan Zaha Hadid yang membangun citra baru terhadap arsitektur.