
Pemanfaatan Kulit Singkong Sebagai Bahan Baku Karbon Aktif
Author(s) -
Landiana Etni Laos
Publication year - 2016
Publication title -
jipf (jurnal ilmu pendidikan fisika)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2477-8451
pISSN - 2477-5959
DOI - 10.26737/jipf.v1i1.58
Subject(s) - nuclear chemistry , chemistry , physics , food science
Karbon aktif merupakan produk dari proses aktivasi karbon yang kemampuan penyerapannya lebih tinggi dan memiliki kegunaan lebih banyak daripada karbon biasa. Karbon aktif dapat mengadsorpsi gas dan senyawa-senyawa kimia tertentu atau sifat adsorpsinya selektif, tergantung pada besar atau volume pori-pori dan luas permukaan. Karbon aktif dapat dibuat dari karbon kulit singkong dengan cara dikarbonisasi untuk menghasilkan karbon pada suhu 200 0 C, 300 0 C, 400 0 C, 500 0 C, dan 600 0 C. Selanjutnya karbon diaktivasi secara kimia dengan larutan asam fosfat. Proses aktivasi kimia karbon kulit singkong dilakukan dengan merendam karbon kulit singkong dalam larutan H 3 PO 4 2,5% selama 24 jam. Karbon aktif yang dihasilkan memenuhi standar (SNI) 06–3730-1995 dengan hasil pengujian kadar air antara 4,5% - 13% dimana standar SNI maksimum 15% dan kadar abu antara 1,5%-7,5% dimana standar SNI maksimum 10%, dan dan daya serap iodium antara 2.533,78 mg/g - 2.537,71mg/g dimana standar SNI maksimum 750 mg/g.