
WUJUD TUTURAN MENGKRITIK ROCKY GERUNG TERHADAP PEMERINTAHAN PRESIDEN JOKO WIDODO
Author(s) -
Christitalina Saragi
Publication year - 2019
Publication title -
suar betang: jurnal ilmiah kebahasaan dan kesastraan/suar betang
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2686-4975
pISSN - 1907-5650
DOI - 10.26499/surbet.v14i2.125
Subject(s) - humanities , political science , art
Tuturan kritikan dianggap penting akan tetapi tuturan kritikan yang kita tuturkan tersebut, harus dapat ditentukan arahnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan mengapa Rocky Gerung, sebagai subjek dari penelitian ini, menggunakan strategi bertutur mengkritik (langsung atau tidak langsung) ketika membahas pembahasan tentang kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Metode penelitian yang digunanakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah tuturan Rocky Gerung yang sumber data diperoleh dari acara Talk Show ILC tentang kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Adapun hasil yang diperoleh dari penenlitian ini adalah Strategi tindak tutur mengkritik yang digunakan oleh Rocky Gerung adalah mengkritik secara langsung yang meliputi penilaian negative 20,16%, pencelaan 16,26%, ekspresi pertentangan 29%, dan pernyataan masalah 23,37% dan tidak langsung berupa nasehat perubahan berdasarkan data yang diperoleh bahwa mengkritik langsung pada ekspresi pertentangan menjadi yang paling dominasi digunaka oleh Rocky Cerung disebabkan oleh beberapa faktor antara lain adalah faktor karakter sikap kritis yang dimiliki oleh Rocky gerung, Faktor latar belakang pendidikan , dan ketiga berdasarkan latar belakang pengalaman yang sudah banyak di miliki oleh Rocky Gerung menjadikan dirinya lebih berani dalam memberikan kritikan terutama pada kebijakan pemerintahan Jokowi