
UJI TANAMAN COONTAIL (CERATOPHYLLUM DEMERSUM) SEBAGAI AGEN FITOREMEDIASI LIMBAH CAIR KOPI
Author(s) -
Suryadi Isna Apriani Ulli Kadaria
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal teknologi lingkungan lahan basah
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2622-2884
DOI - 10.26418/jtllb.v5i1.18541
Subject(s) - physics , horticulture , biology
ABSTRAK Limbah cair kopi dihasilkan dari pengolahan biji kopi cara basah yakni pada proses pengelupasan (pulping) dan pencucian (washing) biji kopi. Komponen utama dalam limbah cair kopi adalah berupa bahan organik yang dapat beresiko meningkatkan kadar pencemaran lingkungan dalam suatu perairan. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014 tentang baku mutu limbah cair kopi yang diperbolehkan untuk dibuang adalah BOD sebesar 90 mg/L dan nilai rentang pH sebesar 6-9. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar efisiensi penurunan BOD dan peningkatan nilai pH limbah cair kopiserta untuk mengetahui waktu pemaparan optimum tanaman coontail(Ceratophyllum demersum) dalam menurunkan parameter BOD dan peningkatan nilai pH limbah cair kopi. Penelitian ini menggunakan fitoremediasi dengan sistem batch yang terdiri dari 3 unit reaktor kontrol (tanaman dan air bersih) dan 3 unit reaktor uji (tanaman dan limbah kopi) dengan variasi waktu pemaparan selama 12 hari, 15 hari, dan 18 hari yang dilakukan dengan dua kali pengulangan (duplo) yang kemudian dianalisis dengan menggunakan perhitungan rumus efisiensi dan dengan mengamati kondisi tanaman coontail. Hasil penelitian diperoleh data peningkatan nilai pH pada hari ke 12 sebesar 3,7 (dari 4,2 menjadi 7,9), pada hari ke 15 meningkat sebesar 4,1 (dari 4,2 menjadi 8,3), dan pada hari ke 18 meningkat mencapai 4,3 (dari 4,2 menjadi 8,5). Sedangkan nilai penurunan BOD pada hari ke 12 sebesar 45,5% (dari 466,06 mg/L menjadi 253,915 mg/L), pada hari ke 15 sebesar 52,86% (dari 466,06 mg/L menjadi 219,075 mg/L), dan pada hari ke 18 sebesar 66,94% (dari 466,06 mg/L menjadi 154,085 mg/L). Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui nilai efisiensi penurunan BOD dan peningkatan pH tertinggi pada hari ke 18. Kata kunci:Fitoremediasi coontail (Ceratophyllum demersum), BOD, pH, Limbah Cair Kopi