z-logo
open-access-imgOpen Access
RANCANG BANGUN ALAT PENGOLAHAN AIR GAMBUT DENGAN SISTEM FILTRASI UNTUK BUDIDAYA PERIKANAN
Author(s) -
Anugrah Rais
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal teknologi lingkungan lahan basah
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2622-2884
DOI - 10.26418/jtllb.v5i1.18354
Subject(s) - physics , nuclear chemistry , environmental science , chemistry , forestry , geography
ABSTRAK Air gambut adalah air yang terdapat di lahan gambut. Salah satu pemanfaatan air gambut yang dilakukan oleh masyarakat di Kalimantan Barat khususnya di masyarakat Desa Lingga Kecamatan Ambawang Kabupaten Kuburaya adalah menggunakan air gambut sebagai sumber air dalam budidaya ikan lele (Clarias gariepinus). Berdasarkan data hasil uji pendahuluan kualitas air gambut yang dilakukan di Desa Lingga menunjukan bahwa air gambut di Desa Lingga memiliki nilai pH 3,2, kadar kekeruhan sebesar 88,8 mg/l, kadar zat organik sebesar 79 mg/l dan kadar besi (Fe) sebesar 6,324 mg/l. Data tersebut menunjukkan bahwa sebelum dimanfaatkan sebagai sumber air dalam budidaya ikan lele, air gambut masih memerlukan pengolahan khusus terlebih dahulu. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas pengolahan media filter air gambut dengan menggunakan media pasir halus, cangkang kerang darah, karbon aktif dan zeolit. Penelitian ini merupakan Experiment Study with pre test and post test without controlgroup design. Metode eksperimen untuk menguji dan mengetahui efektifitas penggunaan, pasir halus, cangkang kerang darah, karbon aktif, dan zeolit dengan masing – masing ketebalan media filter secara berurutan yaitu 50 cm, 40 cm, 45 cm dan 45 cm. Sistem aliran yang digunakan yaitu jenis aliran downflow dengan debit sebesar 0,05 liter/detik. Hasil dari penelitian didapat bahwa Pengolahan air gambut dengan menggunakan sistem filtrasi telah mampu meningkatkan keempat kualitas air gambut yaitu, derajat keasaman (pH) dari 3,3 menjadi 7,6, Zat Organik dari 79 mg/ l menjadi 11, 4 mg/l,  kekeruhan dari 88,8 NTU menjadi 4 NTU, dan besi (Fe) dari 6,324 mg/l menjadi 1,728 mg/l.Efektifitas penurunan nilai dari masing – masing parameter kualitas air gambut yaitu, kekeruhan sebesar 95,45%, Ph sebesar 57,89%. Besi (Fe) sebesar 72,78% dan zat organik sebesar 85,57%. Hal ini menunjukan bahwa air keluaran hasil pengolahan air gambut telah dapat digunakan sebagai sumber air untuk budidaya ikan lele (Clarias gariepinus).   Kata Kunci : air gambut, filtrasi, Kekeruhan, pH, zat organik, besi (Fe).

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here