
PERHITUNGAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERDASARKAN KETERSEDIAAN AIR DAN PRODUKTIVITAS LAHAN DI KECAMATAN TUJUH BELAS KABUPATEN BENGKAYANG
Author(s) -
Anggun Rea Pramesty
Publication year - 2014
Publication title -
jurnal teknologi lingkungan lahan basah
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2622-2884
DOI - 10.26418/jtllb.v2i1.7660
Subject(s) - physics , humanities , forestry , geography , art
ABSTRAK Menurut UU No. 32 Tahun 2009 daya dukung lingkungan hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia, makhluk hidup lain, dan keseimbangan antar keduanya.. Lokasi penelitian terletak pada Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, yang berdasarkan data BPS Kabupaten Bengkayang tahun 2013 dengan kepadatan penduduk yaitu sebesar 11.538 jiwa. Kecamatan Tujuh Belas merupakan daerah pemukiman agraris yang terus berkembang, namun taraf hidup penduduk di Kecamatan Tujuh Belas masih relatif rendah. Rendahnya taraf hidup penduduk ditinjau dari aspek daya dukung air dan daya dukung lahannya. Tujuan penelitian ini menentukan nilai surplus/defisit dengan membandingkan ketersediaan dan kebutuhan air, menentukan nilai surplus/defisit dengan membandingkan ketersediaan dan kebutuhan lahan, serta memberikan rekomendasi untuk ketersediaan dan kebutuhan air serta ketersediaan dan kebutuhan lahan, Meningkatkan taraf hidup penduduk Kecamatan Tujuh Belas yang ditinjau dari daya dukung air dan daya dukung lahan. Metodologi yang digunakan untuk menentukan daya dukung air dan daya dukung lahan mengacu pada Permen LH No. 17 Tahun 2009. Berdasarkan hasil penelitian yang mengacu pada Permen Lh No 17 tahun 2009, untuk ketersediaan air di Kecamatan Tujuh Belas pada tahun *(2014 – 2023) diperkirakan sama dan tidak bertambah yaitu sebesar #77.451.118 m3/tahun dikarenakan dalam penggunaan lahan untuk tahun *(2014 - 2023) tidak diketahui, sedangkan untuk kebutuhan air pada tahun 2013 sebesar 18.460.800 m3/tahun dan pada tahun 2023 mengalami peningkatan yaitu sebesar 23.775.300 m3/tahun. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah daya dukung air di Kecamatan Tujuh Belas surplus hal ini menunjukkan ketersediaan air yang sekarang dan prediksi untuk 10 tahun kedepan mencukupi kebutuhan air baik dari segi kebutuhan domestik maupun kebutuhan pangan dan lainnya. Sebaiknya kondisi yang sekarang dipertahankan sesuai dengan fungsi lahannya. Ketersediaan lahan di Kecamatan Tujuh Belas adalah 8641,489 ha, sedangkan kebutuhan lahannya adalah sebesar 4807,50 ha. Untuk kebijakan pengembangan di sektor pertanian sebagai sektor unggulan di Kecamatan Tujuh Belas, maka dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas ke luar wilayah dengan mengembangkan aksesibilitas pemasaran ke luar wilayah. Rendahnya taraf hidup penduduk Kecamatan Tujuh Belas tidak berkaitan dengan daya dukung air dan daya dukung lahan, karena berdasarkan perhitungan ketersediaan air dan kebutuhan air serta ketersediaan lahan dan kebutuhan lahan menunjukkan bahwa daya dukung lingkungannya mencukupi untuk kebutuhan manusia baik domestik maupun domestik. Kemungkinan yang menyebabkan taraf hidup rendah disebabkan oleh hal lain seperti : pendidikan yang minim, fasilitas kesehatan, dan infrastuktur yang tidak memadai penduduk untuk membawa hasil panen ke kota. Kata Kunci: Kecamatan Tujuh Belas, Daya Dukung Lingkungan Defisit,Surplus