
Dampak Kerusakan Terumbu Karang Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Di Desa Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang Propinsi Kalimantan Barat
Author(s) -
Hira Malahayati
Publication year - 2014
Publication title -
jurnal teknologi lingkungan lahan basah
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2622-2884
DOI - 10.26418/jtllb.v2i1.6625
Subject(s) - physics , humanities , forestry , geography , philosophy
ABSTRAK Wilayah pesisir dan lautan merupakan kawasan yang menyimpan kekayaan sumber daya alam hayati laut yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Akibat aktifitas masyarakat yang semakin meningkat menyebabkan kerusakan terumbu karang yang semakin tahun semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini yaitu : menentukan tingkat kerusakan terumbu karang di Desa pulau Lemukutan; menganalisis dampak kerusakan terumbu karang terhadap hasil tangkapan ikan oleh nelayan secara tradisional di Desa pulau Lemukutan dan menghitung besarnya tingkat pendapatan nelayan di Desa Pulau Lemukutan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang Propinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam pengamatan terumbu karang adalah dengan menggunakan metode manta taw dan metode regresi berganda digunakan untuk menganalisis faktor - faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan nelayan desa pulau Lemukutan. Program yang dapat membantu dalam penelitian ini yaitu Microsoft Excel 2007 dan SPSS Ver. 16.0. Hasil dari penelitian ini yaitu persentase tutupan karang hidup di Desa pulau Lemukutan berdasarkan 4 titik pengamatan yang dilakukan pada tahun 2013 pada lokasi pantai Air Tiris (Lemukutan A) yaitu 56,5 % (Kategori bagus), pada lokasi pantai Teluk Melanau (Lemukutan B) yaitu 51 % (Kategori bagus), pada lokasi pantai Teluk Cina (Lemukutan C) yaitu 21 % (Kategori Rusak) dan pada lokasi pantai Teluk Surau (Lemukutan D) yaitu 47 % (Kategori sedang); Faktor – faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan nelayan di Desa pulau Lemukutan ialah perubahan cuaca, frekuensi melaut, terumbu karang dan adanya pencemar. Terumbu karang merupakan faktor yang paling signifikan mempengaruhi hasil tangkapan ikan, apabila semakin baik kondisi tutupan terumbu karang maka hasil tangkapan ikan cenderung meningkat dengan nilai korelasi sebesar 0,917 dan rata - rata tingkat pendapatan nelayan Desa Lemukutan Rp 189.000,- persekali melaut. Dengan pendapatan terendah nelayan Desa pulau Lemukutan sebesar Rp 59.000,- dan pendapatan tertinggi nelayan Desa pulau Lemukutan sebesar Rp 480.000,-. Kata Kunci : Terumbu Karang, Penangkapan Ikan, Nelayan Tradisional