z-logo
open-access-imgOpen Access
PERAN PEREMPUAN DAYAK KANAYATN DALAM TRADISI UPACARA NAIK DANGO (STUDI DI DESA PADANG PIO KECAMATAN BANYUKE HULU KABUPATEN LANDAK KALIMANTAN BARAT)
Author(s) -
Priani Wina,
Novi Triana Habsari
Publication year - 2017
Publication title -
agastya
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2502-2857
pISSN - 2087-8907
DOI - 10.25273/ajsp.v7i01.1063
Subject(s) - humanities , art
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan Dayak Kanayatn  dalam tradisi upacara Naik Dango di Desa Padang Pio Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak Kalimantan Barat, baik itu pada waktu persiapan maupun pelaksanaan upacara Naik Dango. Lokasi penelitian ini adalah di Desa Padang Pio Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu sebuah penelitian yang datanya tidak berbentuk angka dan biasanya menekankan untuk memahami dan menafsirkan makna suatu peristiwa interaksi tingkah laku manusia. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis studi kasus. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan snowball sampling (bola salju) yaitu dari masyarakat biasa 3 koresponden, perangkat Desa 4 koresponden (pengurus adat, pengacara adat, imam adat, dan kepala adat/kepala desa), dan Dinas Pariwisata Kabupaten Landak 1 koresponden. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data (display data) dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Validasi yang digunakan yaitu menggunakan trianggulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa peran perempuan Dayak Kanayatn dalam Tradisi upacara Naik Dango tersebut, pelaku utama dalam persiapan maupun pelaksanaannya adalah laki-laki, sedangkan perempuan hanya selaku pelaku kedua. Dalam mempersiapkan bahan-bahan Nyangahatn (roba atau plantar) untuk ritual upacara Naik Dango, sedangkan pada saat pelaksanannya perempuan sebagai penari baik itu seni tarian Nimang Padi, Ngantar Panompo dan seni tarian Jonggan. Tradisi Upacara Naik Dango merupakan upacara adat Dayak Kanayatn. Peran perempuan dalam upacara tersebut karena sesuai adat yang mewajibkannya. Dalam upacara adat tersebut perempuan memiliki peran fungsional baik persiapan maupun pelaksanaannya. Jika Tradisi Naik Dango tidak dapat terlaksanakan maka akan terjadi bencana.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here