
Situs Sunan Rejodanu Desa Pucang Rejo Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun Sebagai Wisata Sejarah Dan Religi
Author(s) -
Imelda Eka Aprilia,
Anjar Mukti Wibowo
Publication year - 2021
Publication title -
agastya
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2502-2857
pISSN - 2087-8907
DOI - 10.25273/ajsp.v11i1.8219
Subject(s) - humanities , art
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap profil Sunan Rejodanu, mengidentifikasi peninggalan-peninggalan sejarah di situs Sunan Rejodanu di Desa Pucangrejo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun dan menganalisis potensinya sebagai wisata sejarah dan religi. Hasil penelitian menunjukkan Sunan Rejodanu atau Muhammad Nur Ali Zaen berasal dari Rembang Jawa Tengah yang datang ke Madiun untuk mencari adiknya yang hilang pasca perang Jawa. Di Madiun, Sunan Rejodanu belajar dan menyebarkan agama Islam dan diberi gelar Sunan. Oleh gurunya ditugasi mengelola pondok pesantren dan mampu membawa perubahan besar, namun pondok tesebut hancur beserta masjidnya karena banjir bandang. Peninggalan Sunan Rejodanu yang tersisa adalah makam, batu kejen yang disakralkan oleh masyarakat setempat, dan sumur. Situs Sunan Rejodanu memiliki nama lain yang menarik perhatian, yaitu Makam Antik Tengah Sungai, disamping sosok dan perjalanan hidup Sunan Rejodanu yang menyejarah. Tradisi keagamaan juga masih kuat di Situs Makan Sunan Rejodanu sehingga potensial sebagai wisata sejarah dan wisata religi.