z-logo
open-access-imgOpen Access
REVITALISASI EPISTEMOLOGIS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN: UPAYA MEMINIMALISIR BENCANA SOSIAL
Author(s) -
Bali Widodo,
Egi Nurholis
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal artefak
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2580-0027
pISSN - 2355-5726
DOI - 10.25157/ja.v6i2.2583
Subject(s) - humanities , sociology , political science , art
Tujuan tulisan ini untuk mengetahui bagaimana peranan Pendidikan Kewarganegaraan dalam meminimalisir terjadinya bencana sosial. Dalam perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia, diuraikan secara jelas bahwa negara Indonesia dibangun atas adanya perbedaan suku bangsa, budaya, adat istiadat dan agama. Keberagaman ini rentan untuk terjadinya bencana sosial. Ketegangan sosial dan konflik horisontal serta teror masih acapkali terjadi. Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan nilai dan karakter Pancasila menyiapkan generasi muda menjadi warga negara Pancasilais yang cinta tanah air, mempunyai sikap untuk membela negara dan siap berkorban demi keutuhan bangsa dan negara. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif terhadap realitas yang ada dengan tujuan untuk mendapatkan kebenaran ilmiah yang alamiah dengan melakukan penafsiran terhadap fenomena sosial dalam bentuk studi literatur. Dari hasil kajian literatur didapat bahwa revitalisasi epistemologis Pendidikan Kewarganegaraan dapat menguatkan karakter bangsa untuk meminimalisir terjadinya bencana sosial.This paper is intended to find out how is the role of Civic Education in minimizing the social disasters. In the history of Indonesia’s struggle, it is clearly explained that the state of Indonesia is built on the differences in ethnicity, culture, customs and religion. This diversity is vulnerable to social disasters. Terror, social tensions and horizontal conflicts among groups or communities still occur frequently. Civic Education as character education based on Pancasila values prepares young generation to become Pancasilais citizens who love the motherland, have attitudes to defend the country and are ready to sacrifice for the integrity of the nation and state of Indonesia. The research method used is a type of qualitative research that is descriptive towards the existing reality with the purpose of obtaining natural scientific truths by interpreting social phenomenon in the form of literature review. From the results of the literature study it was found that the epistemological revitalization of Civic Education can strengthen the nation's character in order to minimize the social disasters.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here