
SOSIAL BUDAYA DAN EKONOMI NELAYAN JARING INSANG DASAR DI KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR
Author(s) -
Venda Jolanda Pical,
Harti Otlomin,
Sharon Imanuella Usmany
Publication year - 2019
Publication title -
techno-fish
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2581-1665
pISSN - 2581-1592
DOI - 10.25139/tf.v3i2.2126
Subject(s) - physics , humanities , forestry , geography , art
Kegiatan perikanan tangkap yang dominan di Kab. SBB adalah usaha perikanan tangkap ikan dengan jarring insang dasar dengan spesies targetnya ikan demersal. Tujuan penelitisn, menganalisis sosial budaya dan ekonomi nelayan jaring insang dasar di Kab. SBB. Metode penelitian adalah deskriptif dimana ada dua data yang dikumpulkan yaitu data primer dan sekunder dengan lokasi penelitian di Pulau Pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia nelayan tergolong produktif, berpendidikan dasar, pekerjaan utamanya menangkap ikan dengan lama usaha di atas 10 tahun. Nelayan memiliki rumah dengan status kepemilikan milik sendiri dengan tipe semi permanen dan non permanen. Budaya muslim terakumulasi dalam aktivitas keseharian masyarakat pada ritual turun ke laut. Pengetahuan lokal masyarakat terhadap kondisi alam sehingga mampu beradaptasi pada perubahan iklim dan penentuan daerah penangkapan ikan. Sistem bagi hasil ditetapkan menjadi 2 bagian yaitu 40% pemilik dan 60% nelayan. Nelayan di wilayah ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah dalam bantuan modal usaha sehingga mampu mengembangkan usaha ke arah kesejahteraan hidup.Peningkatan kapasitas sumberdaya manusia perikanan melalui penyuluhan perikanan dan pendampingan masyarakat nelayan di pulau-pulau kecil perlu ditingkatkan oleh pemerintah maupun lembaga lainnya yang berkompeten bagi pembangunan perikanan di Maluku.