z-logo
open-access-imgOpen Access
ANALISIS YURIDIS TERHADAP KEDUDUKAN ANAK ANGKAT DALAM MEWARIS MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 2928 K/PDT/2012)
Author(s) -
Syifa Meidhina,
Endang Suparsetyani
Publication year - 2019
Publication title -
reformasi hukum trisakti
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2657-182X
DOI - 10.25105/refor.v1i2.10542
Subject(s) - humanities , physics , philosophy , political science
Hukum Waris adalah hukum–hukum atau peraturan–peraturan yang mengatur tentang apakah dan bagaimanakah berbagai hak-hak dan kewajiban tentang kekayaan seseorang pada waktu ia meninggal dunia akan beralih kepada orang lain yang masih hidup. Sebagaimana dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor: 2928 K/Pdt/2012. Adapun permasalahannya sebagai berikut (1) Bagaimana kedudukan anak angkat dalam mewaris menurut Kitab Undang–Undang Hukum Perdata? (2) Apakah isi Amar Putusan Mahmakah Agung Nomor 2928 K/Pdt/2012 tentang Penetapan Ahli Waris Almarhum Harto Suwarno kepada ahli warisnya sudah sesuai menurut ketentuan kitab Undang-Undang Hukum Perdata? (3) Bagaimana pembagian harta warisan Almarhum Harto Suwarno kepada ahli warisnya menurut kitab Undang–Undang Hukum Perdata?. Dalam menjawab pertanyaan tersebut , tipe penelitian yang dilakukan adalah yuridis normatif, sifat penelitian yang dilakukan adalah deskriptif – analitis, data yang diperoleh melalui studi kepustakaan yang kemudian di analisis menggunakan metode kualitatif sehingga dapat di Tarik kesimpulan dengan menggunakan logika deduktif. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut adalah (1) Anak angkat tidak dapat mewaris menurut Kitab Undang – Undang Hukum Perdata (2) Amar Putusan Mahkamah Agung Nomor 2928 K/Pdt/2012 tidak sesuai dengan ketentuan waris dalam Kitab Undang – Undang Hukum Perdata (3) Amiyem Kartosudarmo mendapat ½ bagian dan Aminah Mardisuwarno mendapat ½ bagian

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here