
EVALUASI PENYEBAB HILANG SIRKULASI LUMPUR DAN PENANGGULANGANNYA PADA PEMBORAN SUMUR-SUMUR LAPANGAN MINYAK “X”
Author(s) -
Bayu Satiyawira,
Galih Imanurdana
Publication year - 2019
Publication title -
petro
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2614-7297
pISSN - 1907-0438
DOI - 10.25105/petro.v7i4.4283
Subject(s) - chemistry
Pada pemboran di lapangan minyak “X” terjadi permasalahan hilang sirkulasi lumpur (lost circulation). Lost circulation adalah hilangnya sebagian (partial lost) atau semua (total lost) dari fluida pemboran ke dalam formasi. Pada pemboran sumur Adan Bterjadi permasalahan lost circulation ketika pemboran menembus formasi Baturaja dengan lithologi batuan limestone dan sumur Cterjadi permasalahan lost circulation ketika pemboran menembus formasi Baturaja dengan lithologi limestone dan formasi Talangakar dengan lithologi 90% limestone dan 10% sandstone. Penyebab dari permasalahan lost circulation karena formasi yang memiliki lubang pori yang cukup besar sehingga terbentuk rongga-rongga atau terbentuk gua (cavern).Dengan permasalahan lost circulation ini maka dilakukan penanggulangan pada tiap-tiap sumur A, B, dan C dengan menggunakan beberapa metode. Pada sumur Apenanggulangan dilakukan dengan Lost Circulation Material (LCM) CaCO3 dan dilakukan penyemenan. Sumur Bini penangganan lost circulation dengan LCM CaCO3 dan blind drilling. Sedangkan pada sumur Cpenangganan dilakukan dengan menggunakan LCM CaCO3.Penanggulangan masalah hilang sirkulasi lumpur yang telah dilakukan pada sumur A, B, dan sumur Cpada tiap zona loss secara keseluruhan telah dilakukan dengan baik dan pemboran tiap sumur di lapangan minyak “X” tercapai hingga kedalaman sesuai target yang diinginkan.