z-logo
open-access-imgOpen Access
KEEKONOMIAN LISTRIK PANAS BUMI
Author(s) -
Pri Agung Rakhmanto
Publication year - 2018
Publication title -
petro
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2614-7297
pISSN - 1907-0438
DOI - 10.25105/petro.v5i2.2511
Subject(s) - mathematics , physics
Panas bumi merupakan sumber energi terbarukan yang sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Potensi energi panas bumi Indonesia tercatat 28.579 MW, namun baru termanfaatkan untuk pembangkit listrik sekitar 1.712,5 MW. Salah satu kendala terbesar di dalam pengembangan panas bumi untuk pembangkit listrik adalah tingkat keekonomian tarif listrik panas bumi. Tarif keekonomian yang ditetapkan pemerintah tidak selalu dapat menjamin keekonomian proyek listrik panas bumi yang ada. Paper ini mencoba melihat keekonomian tarif listrik panas bumi yang terbaru ditetapkan pemerintah. Simulasi perhitungan dilakukan untuk menghitung keekonomian proyek listrik panas bumi di suatu wilayah. Indikator keekonomian yang digunakan adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Pay Out Time (POT). Dari simulasi perhitungan yang dilakukan, ditemukan bahwa untuk dapat mencapai tingkat keekonomian yang layak perlu ada penyesuaian tarif listrik panas bumi yang ada.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here