
Penerapan Konsep Aerotropolis Dalam Pengembangan Bandar Udara Sepinggan - Balikpapan
Author(s) -
Muhammad Yusuf,
Dedes Kusumawati
Publication year - 2019
Publication title -
warta penelitian perhubungan
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2580-1082
pISSN - 0852-1824
DOI - 10.25104/warlit.v25i5.739
Subject(s) - humanities , physics , political science , art
Transportasi merupakan sektor penting untuk keterhubungan antar wilayah baik dalam suatu negara ataupun antarnegara. Salah satu moda transportasi yang sangat berkembang pesat saat ini adalah moda transportasi udara dengan didukung pembangunan infrastruktur bandar udara yang memadai dan berkualitas. Konsep tata letak bandar udara yang berada di pinggiran kota dan kurang terintegrasi dengan pusat kota menjadi salah satu faktor ketidakoptimalan peran bandar udara. Konsep aerotropolis, yang telah diterapkan di bandar udara utama kelas dunia, merupakan daerah yang terintegrasi dengan bandar udara dimana semua jenis aktivitas disediakan dan ditingkatkan oleh bandar udara. Bandar udara itu sendiri merupakan nucleus dalam fungsi utama ekonomi dengan tujuan akhir menyokong daya saing kota, penciptaan kerja, dan kualitas hidup. Pokok permasalahan dari penelitian ini yaitu untuk melihat kemungkinan penerapan konsep aerotropolis di Bandar Udara Sepinggan-Balikpapan dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Sampai saat ini, belum ada bandar udara yang menggunakan konsep aerotropolis di Indonesia. Penelitian ini menunjukan bahwa Bandar Udara Sepinggan masih dalam rangka persiapan penerapan konsep airport city untuk menuju ke konsep aerotropolis karena masih banyak karakteristik aerotropolis yang belum terpenuhi.