z-logo
open-access-imgOpen Access
Hubungan gangguan pendengaran dengan penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut
Author(s) -
Ade Asyari,
Hendra Permana,
Al Hafiz,
Rossy Rosalinda
Publication year - 2019
Publication title -
majalah kedokteran andalas
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2442-5230
pISSN - 0126-2092
DOI - 10.25077/mka.v43.i1.p8-14.2020
Subject(s) - medicine , gynecology
Tujuan: Mengetahui hubungan antara gangguan pendengaran dengan penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut. Metode: Menggunakan metode studi potong lintang pada kelompok usia lanjut yang menghuni panti sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu di Batusangkar dari bulan Juli sampai September 2017. Terdapat 38 orang usia lanjut lebih dari 60 tahun yang masing-masingnya dilakukan pemeriksaan fungsi kognitif dengan Mini Mental State Examination (MMSE) dan pemeriksaan fungsi pendengaran dengan Oto Acoustic Emission (OAE). Data kemudian dianalisis dengan Fisher Exact Test dimana nilai p<0,5 dianggap bermakna. Hasil: Didapatkan median umur 71 tahun (60-86 tahun), jenis kelamin laki-laki sebanyak 76,3%, fungsi kognitif terganggu sebanyak 68,4% dan pendengaran terganggu sebanyak 68,4%. Simpulan: Terdapat hubungan antara gangguan pendengaran dengan fungsi kognitif pada usia lanjut. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here